JAKARTA - Teknologi yang semakin maju membuat peran digital semakin dekat hampir semua lini kebutuhan dan industri. Hal inilah yang nampaknya tengah dibidik oleh Telkom melalui salah satu layanannya, yaitu Speedy.
"Abad 21 merupakan dimana industri kreatifitas bisa menguasai dunia. Dunia nanti akan penuh dengan kreatifitas. Salah satu industri yang besar itu adalah industri musik, yang termasuk yang cukup besar di Indonesia. Apalagi era digital seperti sekarang, tentunya Telkom memegang peranan penting," jelas EGM Telkom Divisi Multimedia Joddy Hernadi, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/5/2011).
Joddy menambahkan, sejalan dengan era digital tersebut tentu saja penjualan musik melalui digital akan semakin naik terus.
Untuk menyokong hal tersebut, Speddy kembali menggelar Final SpeedyTrek IndiNation di sejumlah kota besar di Indonesia. Melalui festival ini Telkom merupakan salah satu upaya dari Telkom untuk memperluas portoffolio produk, yang salah satunya adalah konten musik.
"Dengan kehadiran festival ini musik-musik indi bisa diaktualisasi lebih luas dan lebih besar. Apalagi ini merupakan gabungan dari kompetisi online dan offline," terangnya.
SpeedyTrek sendiri merupakan portal musik yang beralamat di speedytrek.telkomspeedy.com yang menaungi gelaran kompetisi ini yang sampai saat ini mampu menjaring 700 lagu dan 5.800 anggota baru.
Dari seleksi yang digelar di 7 kota besar di Indonesia, yaitu Medan, Jakarta, Malang, Denpasar, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar terpilih 10 band terbaik yang akan mengikuti sesi grandfinal. Nantinya masing-masing band akan dipilih dengan cara online voting dan SMS.
"Nantinya juga pemenang akan mendapatkan kontrak untuk rekaman musik dan membuat album. Kami juga menggandeng Republik Cinta Management untuk memproduksi album mereka tersebut," jelas Jhoddy.
Kesepuluh band yang lolos tersebut adalah, Horny Fever, Where Are You My Band, Radio Difussion, King of Panda, BlackStar, The WR, Pick Wolf, Thoarts Of panic, Simmerdown, dan Post Blue.
(tyo)