JAKARTA - PT Telkom ikut terjun di bisnis game online dengan ikut bantu menyelenggarakan layanan game Nusantara Online.
Peluncuran Nusantara Online termasuk dalam upaya Telkom untuk memperluas portofolio produk mereka, yakni pada bisnis konten Edukasi dan Hiburan (Edutainment).
"Melihat fakta bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua dunia setelah Amerika Serikat, untuk kategori pengguna game online, maka kami sangat yakin dengan penyelenggaraan game Nusantara Online," ujar Joddy Hernadi, Executive General Manager Multimedia Division, PT Telkom, di Jakarta, Senin (9/5/2011).
Nusantara Online merupakan Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG) asli karya anak bangsa dengan latar belakang sejarah nusantara masa lalu, dengan inti cerita dari tiga kerajaan, yakni Majapahit, Pajajaran dan Sriwijaya.
Nusantara Online terselenggara oleh PT. Nusantara Wahana Komunika sebagai penyedia layanan game, Telegraph Creative Lab sebagai pihak pengembang dan Telkom sebagai penyedia infrastruktur.
"Telkom Speedy dipakai untuk game ini, namun jaringan lain juga bisa dipakai, tentunya apabila memakai Telkom Speedy pengguna akan mendapat beberapa keuntungan lebih," ujar Joddy.
Pelanggan Speedy untuk Nusantara Online akan mendapat voucher gratis 3 bulan, token 5000 poin dan diskon 50 persen.
Untuk promosi, Telkom juga akan mendistribusikan CD-installer ke warnet-warnet dan sekolah di wilayah Jakarta Bandung.
Nusantara Online yang diluncurkan hari ini pun adalah masih versi beta. Sebelumnya pada tahun 2009 dan 2010 juga pernah diluncurkan versi beta-nya, namun masih menemui banyak bug sehingga harus ditarik kembali. "Versi full-nya kami harapkan akan diluncurkan pada akhir Juni atau awal Juli 2011," ungkap Joddy.
Joddy Hernadi menjelaskan kalau Telkom di Nusantara Online hanya sebagai penyedia layanan infrastruktur. "Selain investasi dana kami juga menyediakan server untuk game ini," ungkap Joddy.
"Untuk pembagian keuntungan pun dibagi dua antara pengembang dengan penyedia layanan infrastruktur," tambah Joddy, yang tidak mau menyebutkan secara rinci pembagian keuntungan untuk kedua belah pihak.
Joddy mengatakan dari pihak Telkom untuk game ini nantinya berharap bisa meraup keuntungan sekira Rp30 miliar per bulannya. "Untuk target pengguna, setidak pertumbuhannya bisa mencapai 30 persen dari 2 juta pelanggan Speedy," katanya.
Heru Nugroho, President Director dari Telegraph, selaku pengembang dari Nusantara Online, mengatakan bahwa yang menjadi tujuan jangka pendek mereka saat ini adalah bagaimana agar game tersebut bisa stabil.
"Selain itu kami juga sedang mengerjakan sistem pembayarannya," kata Heru.
Akses game Nusantara Online di www.nusol.web.id
(ATA)