Getting Time...

Opera Ditinggalkan Salah Satu Pendirinya

Defanie Arianti - Okezone
Senin, 27 Juni 2011 16:36 wib
detail berita
Jon von Tetzchner (Foto: Reuters)

OSLO - Salah satu co-founder Opera Software, Jon von Tetzchner, mengumumkan pengunduran dirinya dari perusahaan asal Norwegia itu menyusul perselisihan dengan anggota dewan direktur lainnya.
 
Mobile Entertainment melansir, Senin (27/6/2011), Tetzchner bakal resmi meninggalkan Opera pada 30 Juni, setelah turut mendirikan perusahaan pada 1995 lalu.
 
Melalui pernyataan resmi perusahaan, 'perpisahan' Tetzchner dengan Opera agaknya berjalan cukup baik. "Ketika Opera baru pertama kali beroperasi, kami hanyalah sekumpulan pekerja di dalam kantor yang sangat kecil. Kini kami tersebar di seluruh dunia, memiliki lebih dari 740 karyawan serta 200 juta pengguna," ungkap Tetzchner.
 
"Saya sangat bangga dengan pencapaian kami dan akan terus mengamati perkembangan Opera di masa mendatang," lanjutnya.
 
CEO Lars Boilesen pun tanpa ragu membalas pujian Tetzchner. "Dia (Tetzchner) banyak mengajari saya dan semua orang yang bekerja di sini. Dia meyakini dan terus berusaha menelurkan inovasi baru yang sulit ditiru kompetitor kami sehingga menjadikan Opera sebagai yang terdepan dalam pengembangan teknologi web browser," paparnya.
 
Namun email Tetzchner, yang dibocorkan ke situs TechCrunch, kepada para stafnya mencuatkan dugaan bahwa dirinya angkat kaki dari Opera akibat ketidakcocokan dengan dewan direktur.
 
"Jelas bahwa pihak dewan direktur, manajemen dan saya tidak memiliki visi yang sama. Kami tidak memiliki opini yang sama terkait cara-cara untuk terus mengembangkan Opera," jelas Tetzchner.
 
"Akhirnya kami memutuskan bahwa lebih baik saya mengakhiri waktu saya di Opera. Saya merasa manajemen dan dewan direktur lebih fokus terhadap tujuan jangka pendek, sementara saya selalu bekerja untuk membangun perusahaan ini di masa mendatang. Saya percaya fondasi yang kami miliki sangat kuat untuk masa-masa mendatang," pungkasnya.
(van)

Beri komentar