KAIRO - Para pejabat Mesir menyatakan bahwa para arkeolog telah berhasil menggali basilika yang pertama didirikan di kota pelabuhan Mediterania Alexandria.
Basilika (berasal dari Bahasa Yunani, Basilike Stoa, yang berarti Stoa Kerajaan), pada mulanya digunakan untuk menggambarkan sebuah bangunan publik Romawi (seperti juga di Yunani, umumnya sebuah tempat pertemuan). Basilika biasanya terletak di pusat sebuah kota Romawi. Di kota-kota Yunani kuno, basilika umumnya mulai muncul pada abad ke-2 sebelum masehi.
"Basilika merupakan benda purbakala yang ada pada era Romawi dan dibangun di atas reruntuhan sebuah kuil dari masa pemerintahan Ptolemeus yang berakhir dengan kematian Cleopatra," ujar pihak berwenang setempat, Seperti dikutip Straits Times, Jumat (8/7/2011).
Sebuah pernyataan hari Kamis mengungkapkan adanya dua baris paralel pilar granit dan batu kapur yang menunjukkan basilika sebagai situs sosial yang juga digunakan untuk perdagangan dan hal-hal peradilan.
Beberapa patung dewi Isis dari Mesir Kuno menunjukkan dirinya sedang menyusui dan lain-lain. Dari kalangan Graeco Mesir dewa Serapis juga telah digali selama lima bulan penggalian yang berakhir pada bulan Mei ketika arkeolog mengenai air bawah tanah.
Ini membuktikan di Mesir terdapat banyak benda - benda purbakala yang terkubur baik itu berbentuk patung maupun sebuah bangunan yang memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. (tyo)