AHA-MyTV, Modem Sekaligus Layanan Internet TV

Presiden Direktur Bakrie Connectivity Erik Meijer (Foto: Defanie/okezone)

AHA-MyTV, Modem Sekaligus Layanan Internet TV
JAKARTA - Sesuai dengan visi Telecommunication, Media & Technology 2015 yang disampaikannya beberapa waktu lalu, PT Bakrie Telecom melalui Bakrie Connectivity meluncurkan produk terbarunya yang menggabungkan akses data, konten serta layanan video, yaitu USB modem AHA-My TV.

AHA-MyTV merupakan jenis layanan terbaru yang memiliki fitur hiburan seperti saluran-saluran TV lokal maupun internasional, video on demand serta film on demand dengan banyak pilihan film lokal, Hollywood hingga Bollywood.

"Berdasarkan data internal kami melihat ternyata sepertiga trafik pelanggan AHA digunakan untuk mengakses konten video, terutama YouTube. Karena itu kami mencoba menghadirkan layanan yang bisa memfasilitasi hal itu," papar Presiden Direktur Bakrie Connectivity Erik Meijer saat acara peluncuran, di Grand Indonesia, Selasa (12/7/2011).

Mengusung akses internet broadband dengan teknologi CDMA EVDO, AHA-MyTV memungkinkan pelanggan menjelajah dunia maya serta melakukan aktivitas download dengan kecepatan hingga 3,1 Mbps dan upload 1,8 Mbps.

Untuk menikmati itu semua, pelanggan harus menggelontorkan dana sebesar Rp399 ribu untuk mendapatkan modem AHA-MyTV serta biaya layanan data sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Tapi untuk menikmati layanan konten, pelanggan masih harus menyisihkan dana sebesar Rp5,500 per hari untuk akses channel TV dan video on demand, serta Rp5,000 untuk setiap film yang ditonton.

Memang, jika dihitung biaya penggunaan AHA-MyTV lebih mahal ketimbang berlangganan siaran televisi berbayar. Namun Erik memiliki perspektif lain.

"Kalau dibandingkan dengan televisi berbayar kami memang sedikit lebih mahal. Tapi dengan AHA-MyTV pelanggan bisa bebas mengatur jadwal siaran apa yang ingin mereka saksikan, tidak tergantung pada provider," jelasnya.

"Mungkin layanan kami lebih cocok jika dibandingkan dengan kegemaran masyarakat Indonesia membeli DVD bajakan, di mana harga satuannya saja (Rp6.000) masih lebih mahal dibandingkan harga konten kami. Selain itu, harga yang kami tetapkan pun sudah termasuk biaya royalti bagi pemilik konten," tambah Erik lagi.

Erik memperkirakan hingga akhir 2011 nanti pihaknya bakal melepas hingga 200 ribu unit AHA-MyTV ke pasaran. Ditambah existing user AHA yang berjumlah 200 ribu saat ini, Erik berharap setidaknya 25 persen bakal mengakses AHA-MyTV. (tyo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Sony Luncurkan Tablet 12 Inci di 2015?