Getting Time...

Bakrie Siap Rambah IPTV?

Defanie Arianti - Okezone
Selasa, 12 Juli 2011 14:51 wib
detail berita
(Ilustrasi: Google)

JAKARTA - Modem anyar keluaran Bakrie Connectivity, AHA-MyTV, memungkinkan pelanggan AHA menikmati berbagai siaran televisi maupun konten video dan film melalui internet. Mungkinkah produk ini menjadi sinyal ketertarikan grup Bakrie merambah ke IPTV?
 
"Untuk Bakrie Connectivity, belum ada niat menyiapkan layanan IPTV. Kami adalah perusahaan internet dan kami akan fokus dengan produk-produk berbasis internet," jawab Presiden Direktur Bakrie Connectivity Erik Meijer di sela peluncuran AHA-MyTV di Grand Indonesia, Selasa (12/7/2011).
 
"Tapi untuk Bakrie sebagai grup, rasanya kemungkinan itu cukup terbuka. Apalagi saat ini Bakrie Group sudah memiliki stasiun televisi dan layanan internet. Jadi bukan tidak mungkin kalau di masa depan Bakrie akan menyediakan layanan IPTV," tambah Erik.
 
Peluncuran AHA-MyTV ini diakui Erik sebagai bentuk nyata program Bakrie Telecommunication, Media & Technology Vision 2015 yang diungkapkan Presiden Direktur Bakrie Telecom Anindya Bakrie beberapa waktu lalu. Program ini bakal mensinergikan lini bisnis telekomunikasi, media dan teknologi yang dimiliki grup usaha Bakrie hingga 2015 mendatang.
 
Meski demikian, Erik mengaku tidak tahu-menahu apakah wacana penyediaan IPTV akan diwujudkan dalam waktu dekat. "Itu bukan kewenangan saya, karena saya hanya menangani Bakrie Connectivity. Jadi saya tidak bisa mengatakan apa-apa terkait hal itu," pungkasnya.
 
AHA-MyTV sendiri merupakan modem terbaru Bakrie Connectivity yang sekaligus menyediakan fitur hiburan seperti saluran-saluran TV lokal dan internasional, video on demand serta film on demand dengan pilihan film lokal, Hollywood hingga Bollywood.
 
Untuk menikmati layanan tersebut, pelanggan harus merogoh kocek hingga Rp399 ribu untuk mendapatkan modem AHA-MyTV serta biaya layanan data sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Selain itu, pelanggan juga masih harus menyisihkan dana sebesar Rp5,500 per hari untuk akses channel TV dan video on demand, serta Rp5,000 untuk setiap film yang ditonton.
(van)

Beri komentar