Getting Time...

'Raja Spam' Hadapi Hukuman 40 Tahun Penjara

Ahmad Taufiqurrakhman - Okezone
Senin, 8 Agustus 2011 14:33 wib
detail berita
'Raja Spam'

CALIFORNIA - Seorang pria asal Las Vegas, California, yang sudah mengirim lebih dari 27 juta pesan spam ke banyak pengguna Facebook menghadapi banyak tuntutan hukum yang bisa selama 40 tahun penjara. 

Sanford Wallace, yang menyebut dirinya sebagai 'Raja Spam' tersebut, mengaku tidak bersalah pada persidangan pekan lalu, setelah dituduh telah melakukan enam tindakan penipuan email, tiga tindakan pengrusakan sistem disengaja terhadap sebuah komputer dan dua tindakan kriminal lainnya. Demikian seperti yang dikutip dari The Age, Senin (8/7/2011).

Tuntutan yang dilakukan di pengadilan federal San Jose tersebut mengatakan bahwa Wallace telah menyerang sekira 500 ribu akun Facebook antara tahun 2008 sampai Maret 2009, dengan mengirimkan jumlah spam yang masif melalui server Facebook, sebanyak tiga kali aksi.

"Wallace mengumpulkan informasi akun pengguna Facebook dengan mengirimkan pesan 'phising' yang menipu pengguna dalam menyediakan password mereka" ujar pihak jaksa penuntut.

"Lalu ia akan menggunakan informasi yang didapat untuk masuk ke akun mereka dan memposting pesan spam di wall Facebook teman mereka. Bagi yang mengklik link tersebut akan diarahkan ke situs yang membayar Wallace atas trafik internet yang diterima.

Sebelumnya pada tahun 2009 Facebook telah menuntut Wallace di bawah hukum federal antispam (CAN-SPAM), yang menghasilkan keputusan pengadilan agar ia dilarang sementara menggunakan Facebook. Namun ia melanggar perintah tersebut yang malah menambah tuntutan hukum atas dirinya.

"Kami akan terus untuk melindungi pengguna dari pihak-pihak yang ingin menyerang Facebook," ujar Chris Sonderby, Lead Security and Investigation Counsel, Facebook.

Wallace sendiri telah dilepas setelah membayar uang jaminan sebesar USD100 ribu, namun ia dijadwalkan akan kembali menjalani persidangan pada tanggal 22 Agustus. "Wallace akan melakukan pembelaan untuk dirinya," ujar pengacaranya, K.C. Maxwell.

Sebagai 'Raja Spam', Wallace pernah menjabat sebagai pimpinan perusahaan bernama Cyber Promotions yang mengirim sebanyak 30 juta email per hari pada dekade 90-an.

Jika berhasil dinyatakan bersalah atas semua tuntutan hukum, maka Wallace bisa menghadapi hukuman penjara selama 40 tahun dan denda sebanyak USD1,9 juta.
(ATA)

Beri komentar