BANDUNG - ZTE Corporation (ZTE) bekerjasama dengan PT. Indosat Tbk, mendemonstrasikan teknologi Long Term Evolution (LTE) dengan menampilkan video streaming dan game online, yang membutuhkan koneksi data berkecepatan tinggi dan stabil, di Lab Inovasi LTE milik Indosat - ITB Bandung.
LTE (Long Term Evolution) adalah generasi berikutnya dari jaringan mobile broadband. LTE secara dramatis dapat meningkatkan kapasitas dan kecepatan data, menyediakan kecepatan puncak downlink 100 Mbps dengan latency (hambatan dalam arus data) yang rendah.
Pada demonstrasi LTE, ZTE dan Indosat menampilkan bagaimana kinerja LTE yang baru dapat memberikan pengalaman streaming dan gaming yang terbaik bagi pengguna.
Demonstrasi ini juga menunjukkan bagaimana teknologi LTE yang baru ini dapat membantu baik individu dan usaha bisnis untuk memanfaatkan teknologi jaringan yang sudah ditingkatkan untuk membantu mereka mencapai tujuan onlinenya.
Di tahun 2011 ini, ZTE telah menandatangani 24 kontrak komersial LTE dengan operator dari seluruh dunia dan sudah mengembangkan 80 jaringan percobaan bersama dengan mitra-mitranya, termasuk operator-operator telekomunikasi Indonesia.
"Kami sangat senang bisa melakukan percobaan LTE hari ini dengan Indosat. Sebagai perusahaan terdepan untuk perangkat telekomunikasi dan solusi-solusi jaringan, ZTE siap membantu operator-operator telekomunikasi Indonesia memasuki era baru komunikasi mobile broadband dengan membagikan pengetahuan, memberikan bimbingan serta konsultasi, "kata Jacky Chen, Marketing Director ZTE Indonesia, seperti dilansir melalui keterangan resminya, Selasa (23/8/2011).
Pemerintah Indonesia kini menyiapkan peraturan dan kebijakan untuk pengembangan teknologi LTE. Sementara menunggu finalisasi peraturan LTE oleh pemerintah, Indosat dan ZTE telah membuat persiapan yang diperlukan untuk merangkul era broadband mobile yang baru.
Indosat akan segera membuka Lab Inovasi Indosat di ITB. Bekerja sama dengan ZTE, laboratorium inovasi tersebut akan menyediakan teknologi LTE sehingga mahasiswa, dosen dan pengembang aplikasi dapat menggunakan laboratorium sebagai pusat belajar dan tempat untuk mengembangkan aplikasi berbasis teknologi LTE. (tyo)