CALIFORNIA - CEO Qualcomm, Paul Jacobs, mengharapkan industri mampu menjual 4 miliar ponsel cerdas dalam kurun waktu 3 tahun ke depan.
Berbicara di acara Qualcomm Innovation di Istanbul, Turiki, CEO menambahkan bahwa mayoritas pertumbuhan akan berasal dari pasar menengah dengan kisaran harga di bawah USD300, dengan indikasi akan semakin banyak orang membeli smartphone untuk pertama kalinya.
"Sebagian besar pertumbuhan tersebut berasal dari segmen sub USD300," kata Jacobs kepada sejumlah jurnalis eropa, seperti dilansir Pocket Lint, Rabu (14/9/2011). "Ini akan menjadi perangkat utama mereka untuk mengakses Internet."
Menurut data terakhir empat dari setiap lima koneksi dari pasar muncul dari negara-negara berpenduduk besar seperti Brasil, India, China dan Rusia untuk membuntuti penetrasi online Inggris dan Amerika Serikat.
Selain itu, Jacobs juga mengatakan Qualcomm mengharapkan lebih dari 2 miliar orang akan terkoneksi dengan jaringan 3G baru pada 2015 mendatang.
Tapi itu bukan hanya smartphone yang diharapkan untuk terus tumbuh sekitar 40 persen dalam beberapa tahun mendatang, tablet dan perangkat terkait lainnya berada dalam sebuah ledakan juga menurut Jacobs.
"Tablet akan tumbuh 25 persen tahun ke tahun selama empat tahun ke depan," kata Jacobs.
Qualcomm sendiri seperti diketahui menguasai hampir sebagian besar chipset yang dibenamkan di sejumlah perangkat gengam seperti ponsel dan tablet. (tyo)