JAKARTA - Telkomsel mengatakan bahwa mereka mengembalikan pulsa sebesar Rp300 juta per bulan, dari pelanggan yang menjadi korban layanan penipuan jasa SMS premium.
"Seperti yang sudah saya sampaikan di DPR pekan lalu, tiap-tiap operator akan membayar uang ganti pulsa sebesar Rp300 juta per bulan," ujar Sarwoto Atmosutarno, ketua Umum ATSI, di Jakarta, Senin (17/10/2011).
Sarwoto menjelaskan bahwa tiap-tiap operator memiliki cara untuk mengembalikan pulsa bagi para korban layanan SMS premium. "Kan masing-masing memiliki call-center, dari situ nantinya bisa dicek, atau juga bisa di-forced secara otomatis untuk mengembalikan pulsa yang hilang," jelasnya.
Dipaparkan Sarwoto bahwa tiap-tiap operator bisa mengecek apakah ada system-failure. "Kalaupun ada yang pulsanya terbukti tersedot secara tidak sengaja, harus segera dikembalikan," ungkapnya.
"Untuk mengembalikan pulsa dari operator ke pelanggan biasanya prosesnya cepat kok," tambah Sarwoto.
Ketua ATSI yang juga sekaligus Direktur Utama Telkomsel tersebut mengatakan bahwa peningkatan sistem dari masing-masing operator harus ditingkatkan. "Jangan sampai oleh pengguna proses reg/unreg dianggap sama rata sebagai kategori yang menjebak," pungkasnya.
(ATA)