Getting Time...

Blogger Kembali Diculik oleh Pemerintah

Yoga Hastyadi Widiartanto - Okezone
Senin, 7 November 2011 18:14 wib
detail berita
(Foto: Ist)

DAMASKUS - Salah seorang blogger asal Suriah kembali dibungkam pemerintah, karena menyuarakan kebebasan dalam berpendapat. Hussein Ghrer, akitivis pembela hak-hak kebenaran diduga diculik oleh rezim penguasa.

"Setelah hari ini, kami tidak layak membisu. Kami tidak menginginkan negara yang memenjarakan orang hanya karena kata-kata. Kami ingin sebuah negara yang merangkul dan menyambut kata-kata." Ini adalah kalimat terakhir yang diungkapkan seorang blogger Syria, Hussein Ghrer, dalam blognya.

Hussein, 30 tahun, berkantor pusat di Syria, Damaskus, menghilang ketika meninggalkan rumahnya pada 24 Oktober lalu. Hussein yang telah menikah dan dikaruniai dua orang anak ini pernah berpartisipasi dalam beberapa pergerakan untuk solidaritas terhadap Palestina pada masa invasi Gaza.

 Pada tahun 2006, dia menulis tentang perang melawan Lebanon dalam blognya. Laki-laki ini terkenal melalui karyanya dalam "Syrian bloggers for the occupied Gholan". Sampai sekarang tidak ada kabar yang menerangkan keberadaan dan kondisinya. Demikian dilansir dari Readwriteweb, Senin (7/11/2011).

Menurut NowLebanon, blogger ini sempat mengirimkan pesan ke dalam blognya, pada bulan Juli, "Catatan buat intel dan petugas keamanan : Jika Anda tidak suka perkataan saya dan ingin menahan saya, kirimkan kabar. Saya akan kirimkan alamat lengkap sehingga kita bisa menyelesaikan ini menurut cara Anda."

Rezim pemerintah Arab telah mengambil tindakan keras berkaitan dengan pergerakan revolusi Timur Tengah yang terjadi di Suria sejak Januari lalu. Perkiraan menunjukkan sekitar 2.500 sampai 3.500 orang telah terbunuh oleh pasukan pemerintah dan sekutunya.
(tyo)

Beri komentar