Getting Time...

India Tutup Server yang Terhubung Virus Duqu

Andina Librianty - Okezone
Selasa, 8 November 2011 14:52 wib
detail berita
Ilustrasi (Foto: Google)

NEW DELHI - Pemerintah India sedang menyelidiki sebuah server komputer di Mumbai, yang terhubung ke virus Duqu. Beberapa pakar keamanan memperingatkan, hal itu bisa menjadi ancaman besar cyber berikutnya.

Dilansir Reuters, Selasa (8/11/2011), perusahaan keamanan Symantec, mengungkapkan server Werk Web, sebuah perusahaan web-hosting di Mumbai diduga telah terhubung dengan komputer yang terinfeksi virus duqu. Web ini memberikan gambar dari server virtual pribadi yang mencurigakan, untuk para pejabat Indian Computer Emergency Response Team (CERT-In).

Menurut pendirinya, Nikhil Rathi, Werk web merupakan server unmanaged. "Jadi, Anda hanya membuat dan membiarkan pengguna mengaksesnya," ujarnya.

Nikhil menambahkan, "Anda menyerahkan server pada pelanggan, kemudian mereka dapat mengubah password dan melakukan apapun yang diinginkannya."

Menurut para ahli, gambar dari Werk Web mungkin menyimpan data berharga, untuk membantu peneliti menemukan pembuat Duqu dan bagaimana penggunaannya. Tapi tentu saja itu semua membutuhkan proses yang panjang.

"Ini merupakan bagian yang sangat kompleks dari perangkat lunak," kata Direktur U.S Department of Homeland Security's Industrial System Cyber Emergency Response Team, Marty Edward.

Virus ini dinamakan Duqu, karena menciptakan file dengan 'DQ', yang dirancang untuk mencuri data rahasia pada komputer yang terinfeksi. Para ahli menduga informasi yang dikumpulkan, untuk mengembangkan senjata cyber masa depan yang akan menargetkan sistem kontrol dari infrastruktur kritis.

Menurut peneliti, Para hacker dibalik Duqu tidak diketahui, namun kecanggihannya menunjukkan mereka didukung oleh pemerintah. (tyo)

Beri komentar