CALIFORNIA - Pengguna Xbox Live didesak untuk memeriksa akun mereka, setelah beberapa diantaranya mengaku ditipu oleh email palsu.
Dilansir BBC, Kamis (24/11/2011), serangan pishing mengirim pengguna ke sebuah situs palsu dan mereka diminta untuk memasukkan data pribadi, seperti alamat, email serta rincian kartu kredit.
Menindaklanjuti masalah tersebut, Microsoft sedang menyelidiki dan mengatakan sebagian kecil pengguna telah menjadi target.
"Kami menjaga keamanan Xbox Live dengan serius dan bekerja untuk memperbaikinya terhadap ancaman yang berkembang," ujar juru bicara Microsoft.
Juru bicara tersebut juga mengatakan, "Kami bekerja sama dengan anggota yang terkena dampak secara langsung untuk menyelesaikan setiap perubahan tidak sah pada akun mereka, dan seperti biasa kami sangat menyarankan semua pengguna Xbox Live mengikuti bimbingan keamanan kami untuk melindungi akun mereka."
Microsoft telah mengkonfirmasi tidak ada pelanggaran pada keamanan Xbox itu sendiri.
Perusahaan tersebut mengatakan telah memberikan masukan tentang keamanan online di websitenya, tapi menyarankan seharusnya orang-orang tidak pernah memberikan password atau alamat email mereka.
Jason Hart, MD dari Criptocard dan mantan etika hacker mengatakan, "Pelanggan Xbox menemukan, bahwa lebih dari USD156 di curi dari rekening mereka."
"Ini merupakan contoh ke tiga dari hacking untuk memukul industri game dalam beberapa bulan dan jelas bahwa hacker terlalu mudah untuk mencuri identitas gamer," tandas Hart. (tyo)