CALIFORNIA - Analis dari Pacific Crest Securities mengatakan target penjualan Nokia Windows Phone 7 (WP7) akan menurun tajam dari 2 juta unit menjadi hanya 500 ribu unit pada kuartal ini.
Menurut James Faucette, WP yang dirancang vendor asal Finlandia ini tidak akan mendapatkan keuntungan yang jelas dan tidak dapat bersaing dengan baik dengan platform lain.
"Meskipun ada terobosan baru, namun kami tidak yakin Nokia memiliki daya tarik yang tinggi pada penjualan ponsel yang fokus pada segmen high end," ungkap Faucette, Analis dari Pacific Crest Securities, seperti dikutip TG Daily, Senin (28/11/2011).
Feucette menjelaskan ponsel Nokia Lumia tidak bisa menawarkan harga yang kompetitif dengan platform lain, sedangkan kinerja smartphone yang berjalan pada WP7 belum terlalu berhasil merangsang pasar untuk memilih ponsel tersebut.
Sementara Tero Kuittinen, seorang analis telekomunikasi yang independen mengatakan terlalu dini rasanya menyimpulkan keberhasilan atau kegagalan kerja sama antara Nokia dan Microsoft. Pasalnya Nokia WP sudah mulai dikirim ke Inggris untuk segera dirilis.
Analis Ross Rubin dari NPD hampir senada dengan Feucette, yang mengatakan Nokia WP akan mengalami kesulitan untuk menembus pasar smartphone. Sebab sebagian besar pasar smartphone sudah dikuasai oleh iPhone, Android dan BlackBerry.
Namun, Rubin menyatakan berdasarkan hasil survey yang dilakukan NPD, sebanyak 44 persen dari responden konsumen Amerika Serikat (AS), kini sudah mempertimbangkan WP sebagai perangkat terbarunya. (tyo)