JAKARTA - Perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi, hari ini mendeklarasikan Asosiasi Industri Teknologi Informasi Indonesia (AiTI-Indonesia). Asosiasi ini didirikan untuk mendorong dan mengembangkan usaha anggota-anggotanya, serta untuk memajukan ekonomi nasional melalui penyebaran, perluasan industri dan pemanfaatan teknologi informasi.
"Kita mempunyai visi, menjadi asosiasi terbaik di segmen industri teknologi informasi dengan mengedepankan kepentingan anggota khususnya, serta masyarakat pada umumnya," ujar Setyo Handoyo Singgih, Country General Manager, Avnet Datamation Solution, saat acara deklarasi AITI-Indonesia, di Kementerian Perindustrian, Rabu (14/12/2011).
"Fungsi AiTI-Indonesia ini menjadi wadah komunikasi dan kebersamaan antar anggota, antar anggota dengan masyarakat, dan antar anggota dengan lembaga pemerintah," kata Handoyo.
Sementara itu, Timothy Siddik, President Director Zyrex, juga mengatakan, "Tujuan kami bukan saja menciptakan industri yang baik, tapi juga ingin menjadi mitra sesama anggota agar bisa berkomunikasi dengan baik. Bukan hanya menjadi pedagang, tapi juga menyeimbangkan ekonomi Indonesia melalui industri IT."
Pendirian asosiasi ini dilatar belakangi berbagai hal. Diantaranya, para anggota AITI-Indonesia melihat belum adanya asosiasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi, sehingga dibentuklah asosiasi ini, untuk lebih mengefektifkan komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah serta masyarakat dalam memajukan industri.
"Asosiasi ini bersifat independen, tidak berpolitik praktis, tidak berafiliasi dengan golongan atau partai politik manapun serta merupakan organisasi yang bersifat nirlaba, jadi tidak akan mencari uang," tambah Handoyo.
Anggota AiTI-Indonesia ini terdiri dari berbagai segmen dalam industri teknologi informasi di Indonesia, seperti vendor, merek nasional, distributor, retailer dan lembaga pendidikan.
Asosiasi ini dideklaratorkan oleh 68 perusahaan, antara lain PT. Astrindo Starvision, PT. Datascrip, PT. Datamation Purnawana Utama, PT. Indocom Niaga, PT. Inti Bisnis Multimedia dan PT. Zyrexindo Mandiri Buana. (tyo)