Getting Time...

'WebOS Ditakdirkan Untuk Gagal'

Andina Librianty - Okezone
Selasa, 3 Januari 2012 16:48 wib
detail berita
WebOS (Foto: Wordpress)

CALIFORNIA – Sistem operasi mobile, WebOS untuk mendukung TouchPad milik Hewlett-Packard (HP) telah gagal bersaing dengan iOS dan Android, sampai akhirnya beberapa waktu lalu dikabarkan akan melepas kode dibalik WebOS untuk pengembang perangkat lunak open source. Menurut mantan karyawan Palm, sejak awal WebOS ditakdirkan untuk gagal, pernyataan ini disampaikannya kepada The New York Times.

“Palm berusaha mencoba untuk membangun sebuah platform perangkat lunak telepon, menggunakan teknologi Web. Dan kami ternyata tidak mampu menjalankannya dengan ambisius dan terobosan desain,” ujar Paulus Mercer, mantan direktur senior software Palm, yang mengawasi desain antarmuka WebOS, demikian dikutip dari News Cnet, Selasa (3/1/2012).

“Mungkin saja ini tidak akan pernah dieksekusi, karena teknologi tersebut belum ada di sana,” kata Mercer.

Sementara itu karyawan Palm lainnya mengatakan, latar belakang mantan CEO Palm, John Rubinstein di hardware merusak upaya dan mengarahkan keputusan untuk memiliki OS yang bergantung pada varian dari WebKit, sebuah mesin open source untuk menampilkan browser Web yang juga digunakan Apple dan Google. Mercer menyebut ini merupakan kesalahan, karena mencegah aplikasi WebOS ‘berlari’ secepat aplikasi iPhone. Dia juga mengatakan, persaingan dari Apple dan Google akhirnya menjadi sulit untuk menemukan engineer yang memahami WebKit.

HP mengakuisisi WebOS dari Palm dengan USD1,2 miliar pada Juli 2010, sehingga memiliki sistem operasi mobile-nya sendiri yang bisa memiliki peluang di industri smartphone. Namun, meski menerima pujian kritis, sayangnya sistem operasi tersebut gagal untuk mendapatkan daya tarik di pasar OS ponsel.

Kemudian pada Agustus lalu, HP mengumumkan akan menghentikan pengembangan WebOS, bersamaan dengan produksi Touchpad yang hanya berselang tujuh minggu setelah komputer tablet tersebut ada di pasar. Pengumuman itu dibuat oleh CEO terdahulu, Leo Apotheker, yang merupakan bagian dari rencananya untuk mengubah perusahaan dari produsen produk konsumen elektronik menjadi perangkat lunak kelas bisnis dan penyedia jasa konsultasi.

Setelah pergantian CEO, HP mengumumkan sedang mempertimbangkan opsi tentang OS, termasuk kemungkinan akan menjualnya. Pada akhirnya, perusahaan tersebut memutuskan akan merilis kode sumbernya untuk pengembang WebOS.
(tyo)

Beri komentar