Getting Time...

Investor Ragukan CEO Baru RIM

Andina Librianty - Okezone
Rabu, 25 Januari 2012 18:35 wib
detail berita
Thorsten Heins (foto : gabatek)

OTTAWA- Dipilihnya Thorsten Heins menjadi pemimpin baru Research In Motion (RIM), ternyata disambut pesimistis oleh investor. Keraguan investor ini disebabkan oleh penyataan Heins pada Senin lalu.

"Saya tidak berpikir bahwa ada beberapa perubahan drastis yang diperlukan. Kami berkembang, tapi ini bukan perubahan yang 'mengguncangkan'," ujar Heins, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer.

Alhasil CEO Jaguar Alboni Vic, yang memimpin kelompok informal dari 16 pemegang saham mengkritik pernyataan Heins. "Jika Thorsten benar-benar percaya tidak ada perubahan yang akan dibuat, maka dia akan pergi dalam waktu 15 hingga 18 bulan. Dia akan menjadi CEO transisi," pungkasnya, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/1/2012).

Heins dalam konfrensi pada Senin, menyatakan akan 'mengasah' daripada meninggalkan strategi yang sudah ada di RIM, yang selama bertahun-tahun mengalami pertumbuhan besar untuk memulai operasi seperti bisnis yang matang, bukan startup.

Sementara itu para kritikus telah menyerukan, bahwa seorang pemimpin baru dapat meremajakan kedua sisi baik dari desain dan operasional bisnis.

Tapi meskipun Heins memiliki rencana yang bisa diandalkan untuk mendorong perubahan, beberapa analis tampak meragukan keberhasilan RIM. Mereka mempertanyakan, apakah RIM telah jatuh terlalu jauh dibelakang pesaingnya untuk mengejar ketertinggalan.

Seperti diketahui, saat ini jajaran produk RIM sedang berjuang untuk bersaing dengan iPhone dan iPad. "Jika RIM tumbuh di AS (Amerika Serikat), mereka harus memiliki produk yang lebih baik dari iPhone dan Android," ujar James Faucette, analis dari Pacific Crest. (tyo)

Beri komentar