Getting Time...

Telkomsel: Sistem Cluster Demi Kebaikan Bersama

Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
Jum'at, 3 Februari 2012 11:07 wib
detail berita
Ilustrasi (Foto: dok okezone)

JAKARTA - Telkomsel mengapresiasi masukan yang diberikan Paguyuban Pedagang Pulsa Indonesia (PPPI) yang mengkritik kebijakan hard cluster dalam distribusi pengisian pulsa. Menurut operator tersebut, hard cluster merupakan niat baik dalam sistem mengelola produk Telkomsel.

"Sistem distribusi berbasis cluster disusun dengan niat baik untuk mengelola ketersediaan produk dan voucher pulsa bagi para pedagang secara merata di seluruh Indonesia," tukas Corporate Communication Telkomsel Ricardo Indra, kepada okezone melalui emailnya, Jumat (3/2/2012).

Sistem distribusi berbasis cluster pada dasarnya dibuat untuk pengelolaan yang lebih baik atas sistem penjualan pulsa dan sebelum resmi diberlakukan, telah melalui serangkaian kajian dan proses evaluasi internal yang memadai, termasuk mendengarkan masukan dari para mitra dealer, outlet dan re-seller.

Menurut PPPI, sistem ini dianggap merugikan pedagang kecil yang menjual pulsa. Mereka menganalogikan, apabila pelanggan hendak melakukan pengisian ulang pulsa, maka ponselnya harus di bawah dan berada di counter tepat pengisian ulang pulsa. Dan apabila si pelanggan hendak mengisi ulang pulsa ke nomor orang tuanya/anaknya/ yang berada dikampung atau berbeda kecamatan maka si penjual akan dikenakan sanksi oleh Telkomsel.

"Dan faktanya hal ini sering terjadi dengan sendirinya , maka si penjual untuk belanja barang selanjutnya dipastikan tidak akan dilayani oleh dealer yang telah ditunjuk pihak Telkomsel, bisa kita bayangkan nasib si penjual tinggal hitungan hari akan ditinggalkan oleh pelanggannya dan akan gulung tikar alias bangkrut," tulis keterangan PPPI.

Masih menurut PPPMI, hard Cluster hanya diberlakukan kepada pedagang pulsa pasar tradisional, sementara untuk pasar modern seperti Bank melalui ATM, Carefour, Indomaret, Alfamaret dan yang sejenis tidak berlaku dan mendapatkan keistimewaan jumlah barang yang tidak terbatas dan bebas melalukan penjualan ataupun pengisian ulang tanpa memperhatikan keberadaan nomor ponsel yang hendak di isi dimanapun berada.

Hal itu tentu saja dibantah oleh Indra, menurutnya, Telkomsel memiliki komitmen untuk maju bersama mitra penjualan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia untuk memudahkan pelanggan mendapatkan produk Telkomsel.

"Namun demikian Telkomsel mengucapkan terimakasih atas perhatian dan masukan yang diberikan PPPI apa yang menjadi perhatian mereka akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi Telkomsel, terutama bagi tim terkait dalam menjalankan bisnis perusahaan," tandasnya. (tyo)

  • pedagang kecil » 0 Tanggapan
    apa kewalahan ngerawat 100jt pelanggan jadi kudu cluster'an, KATANYA leading in services YANG BENER tuh LEAVING IN SERVICES
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Tukang pulsa » 0 Tanggapan
    Udah. Brenti aja jualan pulsa telkomsel. Biar usernya susah dpt pulsa n ujung2nya pindah. TELKOMSEL GO TO HELL
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pulsa Ok » 0 Tanggapan
    kartu saya pernah di blokir. dan sangat susah saya dibuat nya. saya di suruh kesana kemari dari kantor Mppp ke deler bulak balik. padahal sebelum nya tidak ada pemberitahuan. hanya untuk menyelamatkan saldo. maklumlah saya hanya OP warnet cari tambahan penghasilan. semenjak ada peraturan ini ada rasa was-was saat mengirim pulsa ke pelanggan kadang saya miscall dulu hp nya untuk membuktikan no nya ada di tangan nya baru saya kirim pulsa nya. Saya menyarankan kepelanggan saya agar menggunakan Oprator lain selain telkomsel, dan alhamdulillah banyak dari pelanggan setuju. kami lagi kampanye agar pelanggan meninggalkan telkomsel. Kami akan berhasil.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • susiyo » 0 Tanggapan
    sistem cluster tambah ruwet, ribet, rumit bayangkan nomer yang diisi luar jatim sulit apalagi harga beda lebih mahal, apalagi kalau diterapkan cluster antar kota malah tambah ruwet. sebagai penjual pulsa sistem elektronik kebijakan tsb buntutnya merugikan pemakai karena kita 'charge' harga yg lebih mahal juga trs siapa yg diuntungkan ? omong kosong telkomsel
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gatra_gianyar » 0 Tanggapan
    Telkomsel mestinya berpihak pd warga indonesia, internetunlimitednya jg kudu turunin lagi jika tak ingin qt akan cari yg murah dg layanan lbih baek dr Telkomsel
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar