JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Tifatul Sembiring mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur internet di Indonesia sudah mencapai 80 persen, kecuali di wilayah Indonesia timur.
"80 persen infrastruktur internet sudah terbangun di indonesia kecuali Indonesia timur. Target kita 2012 mencapai Indonesia Connected, 2014 mencapai Indonesia Informatif, 2015 Indonesia Broadband, 2018 Indonesia Digital," ungkapnya.
"Saat ini Telkom sedang menarik kabel dari Manado ke Ternate, dan sudah dikerjakan 82 persen, selanjutnya dari Ternate ke Sorong, dan dari Sorong ke Merauke, lalu ke Kupang, NTB. Dengan infrastruktur yg kita bangun, pengguna pasti akan bertambah," tambahnya, saat ditemui di sela-sela Seminar Internet Sehat dan Aman, hotel Pullman, Senin (6/2/2012).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini terasa sangat lambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan pengguna internet. Pernah dalam tempo 2 tahun, pengguna internet berkembang sangat cepat, dari 2 juta menjadi 4 juta, kemudian menjadi 45 juta. Jumlah tersebut masih akan meledak lagi, tapi tidak tahu akan jadi berapa.
Sementara itu, Tifatul menerangkan, "Infrastruktur tidak bisa dibangun secepat itu. Banyak keluhan pembangunan terasa lambat, tapi sebenarnya penggunannya lah yg tumbuh sangat cepat."
Apa yang dituju oleh pemerintah adalah penyediaan broadband sebagai backbone agar menyatu secara keseluruhan. Sehingga semakin lama semakin internet makin cepat, dan harga juga akan makin murah. (tyo)