Getting Time...

Cloud Computing Itu Seperti Membeli Susu Tanpa Sapi

Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
Selasa, 7 Februari 2012 14:54 wib
detail berita

JAKARTA - Bagi sebagian orang mungkin masih terlalu awam untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan cloud computing. Menurut Irving Hutagalung, Audience Marketing Manager dan Entrepreneurship Program Manager Microsoft Indonesia, komputasi awan itu seperti membeli susu tanpa harus mempunyai sapi sendiri.

"Cloud itu seperti membeli susu tanpa harus membeli sapinya atau membeli rumah di satu aprtemen yang sama. Intinya, dengan cloud konsumen tidak perlu pusing harus beli server, menaruh server, meng-update software dan sebagainya," jelasnya, saat berkunjung ke kantor redaksi okezone, di Jakarta, Selasa (7/2/2012).

Ditambahkan olehnya, cloud computing merupakan teknologi paling baru dalam perjalanan teknologi komputasi yang booming di Indonesia sejak tahun 2010an. Irving membeberkan, start up di tanah air menjamu beberapa tahun terakhir, salah satu faktornya karena hadirnya tren komputasi awan ini.

"Usaha kecil menengah yang paling mendapatkan manfaatnya dari tren ini. Mereka tidak perlu membeli server, kalau misalnya usahanya tutup tidak perlu repot soal biayanya, kalau ingin menambahkan kapasitas, tinggal hubungi penyewanya. Sangat mudah dan efisien," tambahnya.

Microsoft sendiri mempunyai layanan penyedia cloud computing. Memang banyak yang sangat pesimis, karena menganggap raksasa asal Amerika Serikat (AS) sebagai pemain baru di penyedia jasa cloud computing. Hal ini langsung dibantah oleh Irving, dia menyebutkan Microsoft sudah bergerak di jasa ini, namun memang dari segmen consumer, seperti Hotmail.

Soal keamanan pun Microsoft menjamin. Pasalnya, Microsoft yang terkenal dengan layanan software-nya tentu saja paham bagaimana mengunci keamananannya. Belum lagi masalah lain yang tidak terduga, seperti server drop dan segala macam, Microsoft sangat concern karena menaruh servernya di beberapa titik di kawasan asia pasifik.

"Cloud kami mencoba menjawab tantangan dari enterprise, yang biasanya meliputi biaya, keamanan, dan data center," terang Irving Hutagalung. (tyo)

Beri komentar