SAN FRANSISCO - Reaksi terhadap kondisi pekerja di Foxconn, sebagai mitra manufaktur produk Apple semakin berlanjut. Kali ini penyelenggara pekerja menyampaikan 250 ribu tanda tangan untuk Apple Store di enam kota di seluruh dunia.
Mitra manufaktur Apple tersebut, memang tengah menjadi sorotan karena lingkungan kerja yang tidak manusiawi pada para pekerja China.
Tanda tangan eletronik itu dikumpulkan melalui Change.org dan SumOfUs.org. "Sulit untuk mendengar cerita mengenai orang yang melompat dari gedung, dan menggunakan tangan mereka sampai tidak bisa melakukannya lagi," ujar pengelola senior Change.org, William Winter, yang mengirimkan setumpuk petisi ke Apple Store San Fransisco, di Stockton Street.
Sementara itu Charlotte Hill, Communication Manager Change.org, meminta Apple untuk menggunakan kreativitas dengan berpokir secara etis dan membuat iPhone tanpa menggunakan pabrik-pabrik yang memiliki kondisi kerja yang keras. "Tidak ada iPhone yang sepadan dengan itu," tegas Hill, seperti dilansir Mashable, Jumat (10/2/2012).
Sekelompok demonstran dan kelompok yang lebih besar dari media berkumpul di luar Apple Store San Fransisco pada pagi hari, sedangkan karyawan Apple menyaksikan dari dalam toko. Seorang karyawan Apple yang taidak mau memberitahu namanya mengatakan, bahwa mereka tidak mengetahui akan terjadi demontrasi. Kejadian itu pun berlangsung damai, Winters dan sekelompok demonstran lain membawa petisi ke dalam toko dan segera keluar.
Maka dengan pesan yang disampaikan untuk Apple dan CEO Tim Cook, diharapkan Winters, akan memberikan harapan bagi pekerja di pabrik Foxconn di Cina yang menurutnya bekerja dengan kondisi yang tidak manusiawi. "Aku cukup yakin bahwa Apple akan mendapatkan pesan yank keras dan jelas," katanya.
"Kami berharap ini akan memicu sebuah revolusi, konsumen bisa menyadari bahwa mereka bisa pergi Change.org dan memulai petisi untuk perubahan sosial dan benar-benar membuat perubahan yang ingin mereka lihat di dunia," pungkas Winters.
Apple sendiri, beberapa waktu lalu telah merilis daftar pemasok sebagai upaya untk lebih transaparan. Apple juga setuju untuk memeriksa tenaga kerja oleh Fair Labor Association dan menjadi perusahaan teknologi pertama yang melakukannya. (tyo)