Getting Time...

Android Jadi Raja di Negeri Ratu Elizabeth

Andina Librianty - Okezone
Jum'at, 24 Februari 2012 16:53 wib
detail berita
Ilustrasi (Foto: Androidauthority)

LONDON - Android semakin berjaya sebagai sistem operasi populer di dunia. Bahkan Android melonjak melampaui iPhone di Inggris, ponsel berbasis sistem operasi besutan Google itu merajai pasar smartphone di negara tersebut.

36,9 persen dari pengguna smartphone di Inggris memiliki handset Andoid, dibandingkan Apple yang harus menerima kekalahah dengan 28,5 persen iPhone-nya. Dengan angka tersebut, ponsel Android telah berhasil menyisihkan iPhone sebagai smartphone paling populer di Inggris.

Saat ini diketahui bahwa sebanyak 50,3 persen dari warga Inggris telah memiliki smartphone. Lewat data yang disampaikan ini, Dominic Sunnebo dari Kantar World ComTech mengatakan "Untuk pertamakalinya, Anda akan termasuk dalam minoritas jika tidak memiliki smartphone."

Menurutnya dengan pasar smarphone yang berkembang pesat, memberikan kesempatan besar untuk pengecer dan produsen, serta mengingatkan persaingan akan berlangsung sangat ketat.

Sementara Android dan iPhone menguasai lebih dari 20 persen pasar smartphone di Inggris, studi oleh Kantar Worldpanel ComTech ini juga menyatakan bahwa BlackBerry hanya mampu meraih 18,1 persen.

Sedangkan untuk Windows Phone (WP), Sunnebo mengatakan, WP 7 mulai merangkak naik dengan lebih dari dua persen untuk pertamakalinya dengan Lumia 800 mengambil bagian terbesar.

"Terlihat ini akan terus berlanjut dengan harapan peluncuran dua model ponsel baru di Mobile World Congress (MWC). Kami memprediksi ini akan membantu WP tumbuh menjadi sekira 8 persen pada pertengahan akhir 2012," jelas Sunnebo, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (24/2/2012).

Salah satu bukti nyata dari langkah ponsel WP, kata Sunnebo adalah bagaimana keterlibatan penggunanya pada perangkat tersebut. 81 persen dari pemilik ponsel itu telah menggunakan jejaring sosial dari ponsel mereka pada bulan lalu, lebih tinggi ketimbang dari iOS dan Android.

"Sementara itu, tiga perempat juga telah menggunakan GPS, menunjukkan bahwa keputusan Nokia menyertakan peta Nokia gratis adalah harga yang harus dibayar untuk mendorong keterlibatan pengguna," pungkas Sunnebo. (tyo)

Beri komentar