CALIFORNIA – Berada di atas panggung konferensi D10, eksekutif Spotify memaparkan adanya kemungkinan Apple mencoba memblokir perusahaannya di Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan Sean Parker ketika menanggapi pertanyaan apakah Apple mencoba “menjaga” Spotifiy, untuk berada di luar AS.
“Ada beberapa petunjuk yang memungkinkan itu bisa terjadi,” jawab Parker saat menanggapi pertanyaan tersebut.
Spotify sebagai layanan streaming musik, lanjut Parker, merupakan industri yang sangat kecil. “Tapi salah salah satu kemampuan inti kami (Spotify) adalah kerangka lisensi. Kami selalu dalam proses negosiasi dan berada di renegosiasi konstan. Dalam proses itu, Anda mendengar banyak hal. Ada rasa bahwa Apple terancam oleh apa yang kami lakukan, tapi Spotify akan menjadi bagian kecil dari bisnis Apple,” jelas Parker, seperti dilansir dari Cnet, Kamis (31/5/2012).
Di sisi lain, Parker dalam sebuah wawancara mengatakan, kemampuan untuk membeli dan mengunduh lagu untuk dimainkan ketika offline, merupakan bagian bisnis Spotify yang terus berkembang.
Pendiri sekaligus CEO Spotify Daniel Ek juga menunjukkan, bahwa konten Spotify lebih baik daripada iTunes. “Sebagian besar lagu di iTunes tidak pernah dibeli oleh siapapun. Sedangkan di Spotify, 80 persen lagu-lagu kami bisa didengar,” ungkapnya.
Ketika ditanya kemungkinan Apple meluncurkan layanan serupa, Ek mengatakan, hal itu bisa saja terjadi. “Tapi Spotify memiliki nilai lebih dengan 700 juta playlist,” tuturnya.
Terlebih lagi, Paker juga mengatakan, Spotify memiliki kelebihan karena menggabungkan sosial dan musik.
(adl)
Sabtu, 25 Mei 2013 16:30 WIB
Sabtu, 25 Mei 2013 12:30 WIB
Sabtu, 25 Mei 2013 09:45 WIB