Getting Time...

Tengkorak 'Vampire' Bakal Dipajang di Museum Bulgaria

Ahmad Luthfi - Okezone
Selasa, 12 Juni 2012 14:35 wib
detail berita
(Foto: Tribune)

SOFIA - Sisa tulang belulang dari tengkorak 'vampire' yang ditemukan beberapa waktu di dekat Laut Hitam, Sozopol mulai dipajang di museum sejarah Bulgaria pekan depan.

Dilansir Reuters, Selasa (12/6/2012), arkeologi menggali sebuah biara di dekat kota Laut Hitam, Sozopol. Ketika melakukan penggalian, tim ekskavasi menemukan tengkorak dengan besi yang tertancap di dadanya yang diyakini merupakan bentuk ritual pagan. Konon, ritual tersebut dimaksudkan agar mayat tidak berubah menjadi vampire.

"Ini adalah kepercayaan pagan yang menyebar di tanah Bulgaria pada abad 12 hingga 14. Orang-orang sangat percaya takhayul itu," ujar kepala National History Museum, Bozhidar Dimitrov.

"Sepanjang sejarah di negara ini, kami telah menemukan lebih dari 100 kuburan 'vampire' dari para bangsawan, terutama di abad pertengahan yang (pada masa itu 'vampire') dicap sebagai penghisap darah yang abadi," tambahnya.

Dimitrov menjelaskan bahwa orang-orang tersebut dianggap buruk selama hidup. Lalu, menurut kepercayaan pagan, mereka bisa menjadi vampire setelah kematian dan terus menyengsarakan (orang-orang yang masih hidup). Itu sebabnya mereka sering ditusuk dengan batang, kayu atau logam," jelasnya.

Dikatakan negara-negara Balkan (Eropa bagian Tenggara) masih tetap menganut ritual pagan hingga akhirnya mereka memeluk agama Kristen pada abad kesembilan. Negara Balkan itu berbatasan dengan Romania yang juga dikenal sebagai kelahiran penguasa abad ke-15, sering dikaitkan dengan karakter fiksi populer, yakni Dracula.

Khusus di abad ke-15 itu, terdapat tokoh di Romania yang disebut-sebut Vlad Tepes atau Vlad the Impaler, namun ia bukanlah vampire. Namun diceritakan bahwa kekejamannya dan namanya terinspirasi dari sosok fiksi Dracula yang dicipta oleh novelis, Bram Stoker. (amr)

Beri komentar