JAKARTA - Produk komputer jinjing seperti notebook, menghadirkan variasi spesifikasi yang dibesut oleh para vendor terkemuka. Spesifikasi dan fitur yang disematkan pada perangkat mobile tersebut bisa mempengaruhi banderol harga yang akan ditawarkan kepada konsumen.
IT Business Director Samsung Electronics Indonesia, Sung Khiun mengatakan pada peluncuran notebook Samsung Series 9 di Jakarta hari ini, Kamis (14/6/2012), bahwa penetrasi bisnis notebook di pasar Indonesia yang dibanderol dengan harga di bawah USD300 (sekira kurang dari Rp2,7 juta) adalah sangat menjanjikan.
"Penetrasi (notebook) di bawah USD300, sangat bagus untuk pasar di Indonesia. Tahun ini prediksi (dari riset Gartner), terdapat jumlah notebook sebesar 3,8 juta unit di Indonesia," ujar Sung. Berdasarkan riset tersebut, penetrasi perangkat komputer mobile tersebut akan tumbuh sampai 2015 dan mengalami kenaikan hingga 34 persen.
Secara global, tahun ini jumlah notebook di seluruh dunia terdapat 276 juta unit. Menurut Sung, pertumbuhan mencapai kurang dari 10 persen dan di 2015 bisa tumbuh sebesar 2 persen.
Samsung Series 9
Untuk menjawab permintaan konsumen dan menyuguhkan perangkat notebook mutakhir terkini, Samsung telah meluncurkan Samsung Series 9 generasi kedua. Notebook anyar yang mengadopsi dapur pacu Intel Core i5 generasi ketiga itu memiliki desain yang diklaim paling compact, mengusung layar 13 inci serta hadir dengan warna hitam keabu-abuan.
Meskipun harga yang akan dilempar ke pasar dibanderol dengan Rp13,499 juta, namun perusahaan yang berkantor pusat di Korea itu yakin khususnya di Indonesia, menjadi produk yang diandalkan oleh para kalangan muda maupun profesional. "Sebagai strategi (kami), ada produk premium, notebook series 9 di indonesia, keunggulannya enteng dan ringan. Dari segi channel, kami langsung direct ke dealer, terutama di pulau Jawa," terangnya.
Dengan direct bisnis tersebut, diharapak bisa memberikan kepuasan kepada pelanggan. "Konsumen tidak perlu khawatir, kami siap melayani perihal jangakuan service yang tersebar di Indonesia," tuturnya.
"Kami juga promosi melalui iklan di media, pemasangan iklan di website, Public Relations, launching package. Kami juga ada offline launch dan online launch, kami optimis untuk memasarkan notebook ini," jelasnya.
Selain itu, Samsung juga akan memasarkan produk terbarunya itu melalui shopdisplay, outlet dealer tradisional atau premium. "Kami optimis Series 9 ini akan diterima di pasar Indonesia dan menjadi yang terbaik," pungkasnya. (fmh)
Rabu, 19 Juni 2013 07:45 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 07:26 WIB
Selasa, 18 Juni 2013 19:44 WIB