Getting Time...

NASA Terbangkan Pembangkit Listrik dengan Layang-layang

Yoga Hastyadi Widiartanto - Okezone
Kamis, 5 Juli 2012 14:37 wib
detail berita
ilustrasi (foto: Ubergizmo)

WASHINGTON - Menara turbin angin yang berdiri di daratan merupakan standar bagi pembangkit listrik tenaga angin masa kini. Namun, para teknisi dari NASA kini sedang mengerjakan alternatif yang akan melayang di udara.

Diwartakan Ubergizmo, Kamis (5/7/2012), sistem pembangkit listrik tenaga angin ini difokuskan pada dua aspek teknologi. Pertama adalah turbin yang dibangun dalam layang-layang dan bisa menghasilkan listrik. Kedua adalah generator di darat.

Generator yang berada di darat merupakan tambatan bagi layang-layang dan memperoleh tenaga dari gerakan layang-layang selama menangkap angin. Sistem permanen energi angin seperti ini dikatakan menggunakan daya 90 persen lebih efisien.

Keuntungan lain dari sistem tersebut adalah pisau turbin angin yang bisa berputar lebih cepat dan jauh dari pusatnya. Ini menghasilkan daya listrik yang lebih besar.

Sistem ini juga memilki piranti lunak yang mengenali pola, serupa dengan Kinect besutan Microsoft. Piranti lunak ini mampu menentukan lokasi layang-layang, termasuk orientasi serta kecepatannya.

Ada juga sistem kendali penerbangan yang membuat layang-layang terbang dengan pola angka delapan. Purwarupa layang-layang NASA ini sekarang sedang disempurnakan. NASA bermaksud untuk menggunakan sistem ini di masa depan, bukan hanya di Bumi, tetapi di Mars dan planet lain. (yhw)

Beri komentar