CALIFORNIA - Persidangan paten Apple dan Samsung mengungkapkan beberapa rahasia perusahaan. Salah satunya, berhasil mengungkap tetang kebijakan rahasia Apple.
Dilansir dari Tech Radar, Senin (6/8/2012), bersaksi dalam sidang paten Apple vs Samsung, bos perangkat lunak Apple Scott Forstall mengungkapkan rincian dari inisiatif Purple Project, yang akan menjadi handset pertama iPhone.
Forstall mengatakan, dia diminta oleh Steve Jobs (pendiri Apple dan mantan CEO), untuk merekrut tim "superstar" dari karyawan Apple yang ada saat itu. Jobs pun mengajukan syarat, bahwa Forstall tidak diizinkan untuk memberitahu tim "superstart" itu tentang apa yang akan mereka kerjakan.
Forstall pun mengungkapkan kepada pengadilan California, apa yang disampaikannya kepada tim tersebut. "Kita memulai projek lain. Ini sangat rahasia, jadi saya tidak bisa memberitahu tentang projek ini," tutur Forstall saat itu.
Dia juga menyatakan, bagaimana dia dan banyak orang lain di Apple mempertimbangkan apakah perusahaan itu bisa menerapkan teknologi yang sudah bekerja untuk iPad, lalu diterapkan pada ponsel. Dan ternyata, hal itu bisa dilakukan. "Saya ingat, saat itu saya duduk dengan Steve (Jobs) dan beberapa orang lain. Dan kami semua memiliki ponsel tapi membenci ponsel itu," kara Forstall dalam persidangan.
Forstall pun mengungkapan bahwa dia sering bertanya-tanya, tentang kemungkinan menggunakan teknologi yang telah digunakan untuk sentuhan dan menggunakan teknologi yang sama untuk merakit sebuah ponsel. "Sesuatu yang bisa muat di saku Anda, tapi memberikan perangkat itu kekuatan yang sama seperti yang diberikan ke tablet," ungkapnya.
Selain itu, katanya, Apple telah membagi dan mengunci area kampus Cupertino perusahaan tersebut yang dikenal sebagai "asrama ungu" ke beberapa perangkat yang dipilih untuk mengerjakan iPhone. "Kami memasang tanda "fight club". Aturan pertama dari Purple Project adalah Anda tidak boleh berbicara tentang Purple Project di luar pintu-pintu itu," pungkasnya.
(adl)
Jum'at, 24 Mei 2013 09:24 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 08:15 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 07:19 WIB