Satelit Telkom-3 dan Ekspress-MD2 Hilang di Luar Angkasa

|

ilustrasi (ilustrasi: RedOrbit)

Satelit Telkom-3 dan Ekspress-MD2 Hilang di Luar Angkasa
KAZAKHSTAN - Roket Proton-M milik pemerintah Rusia meluncur dari Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan, Senin kemarin, membawa dua satelit telekomunikasi Telkom-3 dan Ekspress-MD2. Kedua satelit tersebut kini dikabarkan hilang.

Diwartakan Nasa Spaceflight, Selasa (7/8/2012), roket Proton-M meluncur tanpa masalah. Hilangnya kedua satelit telekomunikasi tersebut disebabkan terjadi masalah di Briz-M upper stage.

Russian Space Agency Roscosmos merilis sebuah penyataan mengenai waktu konfirmasi pemisahan pesawat luar angkasa tersebut dan mencatat kegagalan kedua satelit untuk masuk ke orbit transfer. Penyebabnya adalah masalah pembakaran di salah satu Briz-M.

Kantor berita Rusia, RIA Nosvoti kemudian mengonfirmasi bahwa kedua satelit itu dianggap hilang. Hal ini mengingat riwayat kegagalan di Briz-M yang pada tahun lalu menyebabkan hilangnya satelit Ekspress-AM4.

"Satelit Telkom-3 tidak hanya dirancang untuk tujuan komersil dan untuk penambahan kapasitas satelit dalam peningkatan kualitas infrastruktur, tapi juga untuk kebutuhan pemerintah seperti pertahanan dan keamanan, serta mendukung operasional BUMN," terang Direktur Utama Telkom ketika itu, Rinaldi Firmansyah.

Satellite Telkom-3 memiliki kapasitas 42 transponder aktif, yang terdiri dari 24 transponder pada 36MHz Standar C-band, 8 transponder pada 54 C-band MHz dan 4 transponder pada 36 MHz, bersama dengan 6 transponder Ku Band pada 54 MHz.

Ini adalah kali pertama Indonesia membeli satelit dari Rusia, sekaligus menambah armada mereka yang mencakup satelit Telkom-2, yang diluncurkan oleh Ariane 5 pada tahun 2005. (fmh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Sony Bantah Grup Hacker Retas PlayStation Network