Benarkah Kematian Einstein Tandai "Kepunahan" Ilmuwan Genius

|

Albert Einstein (Foto: Wikipedia)

Benarkah Kematian Einstein Tandai
CALIFORNIA - Di lebih dari 10 dasawarsa lalu, ilmuwan seperti Galileo, Charles Darwin serta Albert Einstein merupakan tokoh-tokoh penting yang menandai masa perkembangan dan majunya ilmu pengetahuan. Teknologi di segala bidang berada dalam tahap tumbuh dan berkembang atas kepiawaiannya dan kegeniusan pencetus-pencetusnya.

Dean Keith Simonton dari University of California baru-baru ini mencoba mengungkap para genius ini setelah tutup usia. Jawabannya adalah saat ini tidak akan ditemukan kembali sosok ilmuwan modern yang memiliki kemampuan setara dengan para tokoh berkemampuan "otak luar biasa" tersebut.

Dilansir Livescience, Kamis (7/2/2013), sains di era modern saat ini memiliki ruangan kecil untuk orang seperti Galileo, yang pertama kali menggunakan teleskop untuk mempelajari langit. Selain itu Charles Darwin, yang mengemukakan teori evolusi.

Peneliti dari University of California mengatakan, kegeniusan sains terkait otak manusia ini mirip kepunahan burung dodo, di mana kegeniusan di bidang ilmu pengetahuan yang melekat pada ilmuwan-ilmuwan lawas ini telah punah.

"Masa depan kemajuan cenderung untuk membangun apa yang sudah diketahui daripada mengubah dasar-dasar pengetahuan," ungkap Simonton, dalam tulisan komentarnya yang diterbitkan dalam jurnal Nature edisi 31 Januari 2013.

Selama beberapa abad lalu, tidak ada disipin ilmu yang benar-benar asli telah diciptakan, melainkan pendatang baru dari yang telah ada, seperti astrofisika atau biokimia. Hal ini juga dirasa lebih sulit bagi seorang individu untuk membuat kontribusi inovatif.

Sebab, menurut Simonton, sulitnya membuat kontribusi inovatif ini dikarenakan sebuah pekerjaan harus didukung dengan kekuatan besar serta tim yang dibiayai dengan baik. Terlebih, hampir tidak ada ilmu pengetahuan alam yang matang untuk sebuah revolusi.

Wikipedia menerangkan, Albert Einstein lahir di Jerman, 14 Maret 1879. Ia wafat di New Jersey, Amerika Serikat pada 18 April 1966 (usia 76 tahun). Einstein merupakan ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar di abad ke-20.

Ia mengemukakan teori relativitas dan banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi. Einstein juga dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotolistrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis". (fmh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Cara Bedakan Situs Jual-Beli Online Asli & Palsu