Anonymous Kembali Serang Israel

|
TEL AVIV - Anonymous meluncurkan serangan cyber terhadap sejumlah situs pemerintah Israel pada akhir pekan lalu. Meski hacktivist mengklaim aksi cyber itu menyebabkan kerugian hingga miliaran dolar, sebaliknya pihak Israel justru mengatakan tidak ada gangguan besar.

Dilansir dari Cnet, Senin (8/4/2013), Anonymous mengklaim telah meretas lebih dari 12 situs resmi Israel termasuk Israel Police, Prime Minister's Office, Israel Securities Authority, Immigrant Absorption Ministry, dan Central Bureau of Statistics. Melalui akun Twitter-nya, Anonymous memprediksi bahwa serangan #OpIsrael itu telah menyebabkan kerugian lebih dari USD3 miliar dolar dengan meretas lebih dari 100 ribu situs, 40 ribu akun Facebook, dan 30 ribu rekening bank milik Israel.

Biro Cyber Israel Yitzhak Ben Yisrael mengatakan bahwa serangan Anonymous hanya menyebabkan gangguan kecil terhadap sejumlah situs kunci pemerintah. "Sejauh ini seperti yang kita prediksi, hampir tidak ada kerugian nyata. Anonymous tidak memiliki keahlian untuk merusak infrastruktur vital negara. Dan jika memang itu niatnya, Anonymous tidak akan mengumumkan serangan tersebut sebelumnya," tutur Yisrael.

Anonymous memperingatkan pada dua pekan lalu bahwa mereka akan mengganggu dan "menghapus" Israel dari dunia maya pada 7 April. Aksi tersebut dilakukan karena Israel dinilai telah melewati batas ketika mengancam akan memutuskan semua internet dan telekomunikasi lainnya di dalam dan di luar Gaza.

Serangan cyber Anonymous ini merupakan kedua kalinya dalam beberapa bulan terakhir sebagai bentuk protes mengenai kebijakan Israel terhadap Palestina. Serangan serupa terjadi pada November lalu, tapi saat itu pemerintah Israel mengatakan bahwa gangguan tidak terjadi dalam skala besar.
(adl)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Fitur Baru Skype, Ngobrol Sambil Internetan