Pengolahan Limbah Minyak untuk Tenaga Listrik

Rabu, 10 April 2013 - 11:36 wib | Ayunda W Savitri - Okezone

(Foto: Discovery) (Foto: Discovery) LONDON – Limbah dari ribuan restoran di London dan perusahaan makanan rupanya dapat manjadi pembangkit tenaga listrik berbahan bakar lemak terbesar di dunia. Hal ini dikemukakan oleh Thames Water yang resmi bekerjasama dengan sebuah perusahaan utilitas, 2oC.

Setiap harinya, ada 30 ton sampah berupa sisa minyak goreng dari restoran berhasil dikumpulkan oleh kedua perusahaan tersebut. Sisa bahan bakar ini kebanyakan berasal dari limbah minyak sayur dan tallow (lemak hewan). Jumlah ini cukup untuk menyediakan lebih dari setengah bahan bakar untuk dapat menjalankan pembangkit listrik. Demikian dilansir Guardian, Rabu (10/4/2013).

Dalam kesepakatan kerjasama yang bernilai lebih dari 200 juta poundsterling selama 20 tahun, telah memungkinkan untuk dapat membangun pabrik seharga 70 juta poundsterling di Beckton, Inggris. Rencananya, pabrik ini akan mulai beroperasi pada awal 2015.

Tak hanya itu, pabrik ini juga mengklaim akan menghasilkan 130 gigawatt hours (GWh) per tahunnya yang dapat digunakan untuk 40ribu rumah. Thames Water akan membeli limbah minyak dari berbagai restoran di Beckton yang biasa melayani 3,5 juta orang. Kemudian limbah tersebut diolah agar dapat menghasilkan 75 GWh yang akan digunakan dalam masa kekeringan atau keadaan darurat lainnya.

“Proyek ini merupakan ‘win-win solution’ bagi semua pihak karena kami akan memparui sumberdaya, melindungi berbagai pihak dari fluktuasi harga listrik, dan membantu mengatasi permasalahan operasional selokan di kota yang selama ini berantakan karena banyaknya limbah minyak,” jelas Direktur Eksekutif 2oC, Andrew Mercer.
(amr)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA ยป