Kompetisi Cyber Defence 2013 Kembangkan OSS Pertahanan

(Foto: Ayunda W Savitri)

Kompetisi Cyber Defence 2013 Kembangkan OSS Pertahanan
JAKARTA - Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI mengadakan kompetisi Cyber Defense yang diselenggarakan oleh Indonesia Creative Open Source Software (ICrOSS) 2013 di Jakarta, Kamis (25/4/2013). Tujuan diadakannya kontes ini adalah untuk mencari bibit-bibit potensi sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidang cyber.

Adapun esensi nilai dari kompetisi ini adalah menenamkan rasa cinta tanah air dan rasa kebangsaan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendukung pertahanan negara dari ancaman dunia cyber. Berbasiskan "open-source", FTII ingin mendorong kreativitas para peserta untuk mengembangkan sistem pertahanan yang handal dan unik sehingga dapat menjadi platform bentuk bela diri di ranah cyber.

"Open Source Software (OSS) saat ini merupakan piranti yang paling banyak digunakan oleh berbagai instansi dan perusahaan di dalam negeri. Sehingga, penting untuk memiliki perlindungan pertahanan dari ancaman cyber bagi kita semua. Sebab, serangan terhadap infrastuktur kritikal negara berpotensi melumpuhkan roda ekonomi masyarakat luas" ungkap Ketua FTII, Sylvia W. Sumarlin dalam sambutannya.

Keunggulan mengembangkan "open-source" untuk pertahanan tentunya hal ini merupakan aset negara yang sangat bermanfaat untuk menjaga segala lini infrastruktur bangsa seperti telekomunikasi, transportasi, keuangan dan penyelenggaraan layanan publik.

"Sebenarnya sangat penting bagi Indonesia untuk memiliki satelit telekomunikasi sendiri untuk pertahanan negara yang bersifat rahasia internal. Sebab, melalui satelit tersebut memfasilitasi telekomunikasi termasuk internet. Sehingga melalui acara ini, kami ingin mengembangkan sumber daya lokal sebagai border control masa depan," lanjut Sylvia.

Terakhir ia juga menambahkan melalui kerjasama dengan Kemenhan, diharapkan kemampuan yang dimiliki pelaku teknologi informasi dapat menjadi sumber daya untuk membela negara dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat Indonesia. (fmh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Telkom Siapkan UmeetMe untuk Solusi E-Blusukan