BlackBerry Belum Ingin Bangun Data Center di Indonesia

BlackBerry Belum Ingin Bangun Data Center di Indonesia

BlackBerry (Foto: Reuters)

JAKARTA – Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar BlackBerry, karena itu telah sejak lama perusahaan diminta untuk menempatkan server atau data center di Tanah Air. Namun vendor asal Kanada itu masih menyatakan belum ingin membuka server atau data center di Indonesia.

“Kami belum ingin buka server atau data center,” ungkap Director Government Relations Indonesia Kusuma Lienandjaja, saat ditanya soal rencana BlackBerry menempatkan server atau data center di Indonesia. Hal itu diungkapkannya di sela-sela acara Diskusi LTE Indonesia: Teknologi, Regulasi, Ekspansi & Aplikasi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa sore (16/7/2013).

Meski begitu, Kusuma menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi pasar utama untuk BlackBerry. Bahkan katanya, Indonesia merupakan pasar yang lebih besar daripada India dan China di wilayah Asia. “Indonesia merupakan pasar utama di wilayah ini, kami juga memberikan beberapa komponen penting seperti menggelar BlackBerry Jam Camp 2013 perdana di sini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal gangguan layanan BlackBerry Messenger (BBM) yang telah berulang kali dialami pengguna Indonesia. Diungkapkannya, Blackberry telah memberikan penjelasan secara langsung kepada Menkominfo Tifatul Sembiring.

Soal gangguan yang terjadi awal bulan ini, kata Kusuma, saat itu sedang dilakukan upgrade komponen di pusat, sehingga berdampak ke sejumlah negara termasuk Indonesia. “Waktu itu ada failure dan pesan yang masuk (BBM) banyak, jadi terpaksa distop,” jelasnya.

Ia juga menegaskan gangguan yang terjadi bukan karena kapasitas server overload. “Kemarin ada kesalahan prosedural, ada komponen yang fail, jadi bukan karena server kami overload,” jelas Kusuma.

Kusuma menambahkan, BlackBerry tidak akan mengesampingkan keluhan operator yang meminta perusahaan meningkatkan kualitas layanannya. Seperti diketahui, ketika terjadi gangguan BBM, banyak pengguna yang juga mengeluh kepada operator. “Antara operator dan kami sudah ada komitmen, kami selalu mendukung operator dan berusaha agar tidak lagi ada gangguan,” pungkasnya.

(adl)

Baca Juga

Keren! Bixby Voice Siap Jadi Penghadang Siri & Google Assistant Pekan Ini

Keren! Bixby Voice Siap Jadi Penghadang Siri & Google Assistant Pekan Ini