Snapchat, Aplikasi Senilai Puluhan Triliun

Snapchat, Aplikasi Senilai Puluhan Triliun

Screenshot Snapchat

CALIFORNIA - Evan Spiegel dan aplikasi besutannya, Snapchat, sedang menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, aplikasi messaging foto itu berhasil memikat dua raksasa internet, Facebook dan Google, bahkan menolak tawaran akuisisi yang kabarnya mencapai USD4 miliar atau sekira Rp46 triliun.

Menurut catatan Telegraph, Senin (18/11/2013), Snapchat yang diluncurkan dua tahun lalu itu saat ini digunakan di satu dari empat smartphone di Ingris dan oleh 10 persen warga Amerika Serikat (AS). Dalam cakupan global, para pengguna saling berkirim 400 juta foto dalam sehari, yang setiap foto langsung dihapus secara permanen dalam waktu 10 detik setelah dilihat oleh penerima.

Spiegel pun memiliki pendapat sendiri mengenai perbedaan aplikasinya dengan aplikasi lain yang membiarkan pengguna menyimpan informasi, foto atau data. Sebaliknya, Snapchat langsung menghapus semuanya itu setelah dilihat oleh penerima pesan.

"Snapchat mengubah persepsi mengenai menghapus sesuatu karena itu buruk. Online biasanya menghapus sesuatu yang buruk atau memalukan. Apa yang dilakukan Snapchat ialah kami mencoba model percakapan yang biasanya singkat," jelas Spiegel.

"Kami tidak anti-permanen. Kami hanya yakin bahwa penghapusan haruslah default. Mari kita menghapus semuanya, menyimpan hal-hal yang memang penting, kemudian Anda hanya perlu mengatur yang memang layak disimpan," sambungnya, dengan menambahkan bahwa pengguna bisa melakukan screenshot pada ponsel.

Menurut catatannya, saat ini Snapchat memiliki sekira 30 kompetitor. Namun pertumbuhan dunia digital dinilai memberikan peluang yang besar bagi Snapchat.

"Kami masih baru dan berumur dua tahun, kami beruntung dapat beroperasi di dalam lingkungan ketika harga biaya modal relatif rendah. Tapi saya pikir, penting bagi sebuah perusahaan seperti kami mulai berpikir tentang pendapatan lebih awal, menanamkan budaya menghasilkan uang di dalam produk," ungkap pria berusia 23 tahun ini.

Meski baru berumur dua tahun, tapi Snapchat sudah dilirik oleh dua perusahaan besar yaitu Facebook dan Google. Fabook dikabarkan ingin mengakuisi Snapchat dengan nilai USD3 miliar, sedangkan Google USD4 miliar, tapi keduanya ditolak oleh Snapchat.

Terlepas dari tawaran kedua perusahaan, ada cerita menarik. Ketika ditanya tentang perusahaan apa yang dia kagumi, jawaban Spiegel adalah Google.

(adl)


Baca Juga

Mac OS X Rawan Serangan <i>Malware</i>?

Mac OS X Rawan Serangan Malware?