Besok, Komisi I Rencana Undang Operator

Besok, Komisi I Rencana Undang Operator

Ilustrasi BTS (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Komisi I DPR RI berencana mengundang para operator untuk mendapatkan informasi yang lebih mendetail mengenai penentuan tarif baru interkoneksi yang dinilai tidak transparan. Evita Nurhanty dari Fraksi PDIP dan Effendi Simbolon mengusulkan untuk mengundang para operator besok atau Kamis, 25 Agustus 2016.

"Kenapa enggak kita undang saja para operator untuk datang ke sini. Kita adu di situ yang pro dan kontra, biar menteri yang duduk di atas, daripada kita yang diadu. Soal sandera saja di luar negeri, belum dipangil menterinya, ini yang masalah interkoneksi sampai panggil menteri," tegas dia.

Lebih lanjut, Effendi menyatakan bahwa dia berani menuntut balik pada pihak yang telah menuding Menkominfo berpihak jika terbukti. "Saya bahkan bisa tuntut balik pihak yang menuduh. Itu kan sudah pencemaran nama baik," kata dia.

Pertemuan yang sudah disetujui Ketua Rapat Meutya Viada Hafid ini rencananya akan membahas soal tarif interkoneksi, di mana letak pro dan kontranya serta meminta masukan. Setelah bertemu dengan para operator, Komisi I akan kembali bertemu Menteri Rudiantara untuk keputusan. Seluruh pertemuan ini akan dilakukan sebelum 1 September mendatang agar keputusan mengenai tarif interkoneksi ini segera bisa diimplementasikan sesuai janji Kominfo.

Sebagaimana diketahui, Kominfo telah mengeluarkan surat edaran mengenai penentuan tarif interkoneksi baru. Isinya mengatur tentang biaya layanan komunikasi voice dan SMS on net (sesama operator) dan off net (lintas operator). Tarif tersebut turun sekitar 26 persen, dari Rp250 ke Rp204, namun hal ini ditolak oleh Telkom Grup.

(ahl)

Baca Juga

Operator Telekomunikasi Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir di Garut

Operator Telekomunikasi Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir di Garut