Bos Indosat Ooredoo: Interkoneksi Penting Untuk Kompetisi Sehat

Bos Indosat Ooredoo: Interkoneksi Penting Untuk Kompetisi Sehat

Bos Indosat Ooredoo: Interkoneksi Penting Untuk Kompetisi Sehat. (Foto: Kustin Ayuwuragil Desmuflihah/Okezone)

JAKARTA - Kebijakan soal tarif interkoneksi yang dikeluarkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menuai polemik yang kini berujung ke pemanggilan Menkominfo dan enam operator mencakup Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo, Hutchison 3, XL, dan Smartfren oleh Komisi I DPR RI.

Terkait dengan pemanggilan yang dilakukan Komisi I DPR RI kemarin, para operator, tak terkecuali Indosat Ooredoo percaya, DPR akan memperjuangkan kebijakan pro kepada rakyat dan akan mendorong industri lebih efisien.

“Kami percaya bahwa DPR akan senantiasa memperjuangkan kebijakan pro rakyat dan terus mendorong industri untuk menjadi lebih efisien sehingga infrastruktur telekomunikasi akan tersebar secara merata dengan harga terjangkau," tambah Alexander Rusli dalam keterangan kepada Okezone, Jumat (26/8/2016).

Tak hanya itu, Alexander Rusli juga mengatakan, penurunan biaya interkoneksi memiliki peran yang penting dalam menghadirkan kondisi persaingan yang sehat antar operator di Tanah Air.

"Penurunan biaya interkoneksi berperan penting dalam penciptaan iklim kompetisi yang sehat, mengurangi hambatan bagi pelaku, serta memacu industri untuk terus berusaha menjadi lebih efisien. Indosat berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membantu Pemerintah mencapai target pembangunan pita lebar Indonesia," tambah Bos Indosat Ooredoo.

Sebagaimana diketahui, Kominfo telah mengeluarkan surat edaran mengenai penentuan tarif interkoneksi baru. Isinya mengatur tentang biaya layanan komunikasi voice dan SMS on net (sesama operator) dan off net (lintas operator). Tarif tersebut turun sekitar 26 persen, dari Rp250 ke Rp204, namun di antara para operator hanya Telkom Grup yang merasa keberatan terkait hal tersebut.

(kem)

Baca Juga

Operator Telekomunikasi Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir di Garut

Operator Telekomunikasi Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir di Garut