Yakini Pro Rakyat, Indosat Ooredoo Tetap Berlakukan Tarif Interkoneksi Baru

Yakini Pro Rakyat, Indosat Ooredoo Tetap Berlakukan Tarif Interkoneksi Baru

Yakini Pro Rakyat, Indosat Ooredoo Tetap Berlakukan Tarif Interkoneksi Baru. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indosat Ooredoo tetap akan menggunakan tarif interkoneksi sesuai dengan Surat Edaran No 1153/M.KOMINFO/PI.0204/08/2016 yang ditandatangani Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Geryantika Kurnia.

Dalam Surat Edaran tersebut, penurunan tarif rata-rata sebesar 26 persen dari 18 skenario panggilan telepon dan SMS antar operator akan berlaku pada 1 September besok.

Meski hingga kini pihak Indosat Ooredoo masih belum mendapatkan surat resmi dari pemerintah dan belum ada surat yang membatalkan serta mencabut Surat Edaran tersebut, Indosat Ooredoo tetap akan menerapkan kebijakan tarif interkoneksi baru.

"Seandainya SE (surat edaran) tersebut dicabut atau dibatalkan, kami akan tetap menerapkan tarif interkoneksi baru sejauh terjadi kesepakatan antar operator secara business to business," ungkap Presiden Driektur dan CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli melalui pesan singkat, Rabu (31/8/2016).

Ia memandang bahwa kebijakan Menkominfo tentang penurunan tarif sebesar 26 persen tersebut merupakan kebijakan pro-rakyat yang harus didukung oleh semua pihak.

Alex juga mengatakan bahwa tarif interkoneksi ini akan menguntungkan masyarakat dengan tarif yang lebih terjangkau dan mendorong idustri telekomunikasi lebih efisien serta menciptakan iklim kompetisi yang lebih sehat.

(kem)

Baca Juga

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212