Tarif Interkoneksi Baru Masih Ditunda

Tarif Interkoneksi Baru Masih Ditunda

Tarif Interkoneksi Baru Batal Diterapkan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tarif interkoneksi yang direncanakan mulai berlaku hari ini, 1 September 2016, terindikasi ditunda. Hal itu terungkap dari pernyataan dari Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza.

Melalui pesan singkatnya, Noor Iza mengatakan bahwa saat ini Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (DJPPI) masih belum mendapatkan daftar penawaran interkoneksi (DPI) secara komplit dari operator.

Dengan begitu, operator diminta untuk memberlakukan tarif interkoneksi sesuai dengan acuan lama, karena hari ini merupakan batas masa berlaku dari Surat Edaran (SE) yang telah ditandatangani oleh Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Geryantika Kurnia.

"Mengingat hari ini (1 September 2016) merupakan masa berlaku sebagaimana tertulis dalam SE, maka selanjutnya DJPPI telah melakukan komunikasi kepada penyelenggara (operator) dan menyampaikan bahwa saat ini DPI belum terkumpul sehingga penyelenggara dipersilahkan menggunakan acuan yang lama," terang Noor Iza, Kamis (1/9/2016).

Meski begitu pihak Indosat Ooredoo sendiri telah mengambil sikap akan hal tersebut. Menurut Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli, ia akan tetap memberlakukan tarif interkoneksi meski terdapat pembatalan.

"Seandainya SE (surat edaran) tersebut dicabut atau dibatalkan, kami akan tetap menerapkan tarif interkoneksi baru sejauh terjadi kesepakatan antar operator secara business to business," ungkap Alex melalui pesan singkat, Rabu (31/8/2016).

(kem)

Baca Juga

Begini Skema Proyek Palapa Ring

Begini Skema Proyek Palapa Ring