Indosat Ooredoo Tetap Gunakan Tarif Baru Interkoneksi antar Operator

Indosat Ooredoo Tetap Gunakan Tarif Baru Interkoneksi antar Operator

CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli (foto:Okezone)

JAKARTA - Pemberlakuan Surat Edaran Kominfo mengenai tarif interkoneksi baru mengalami penundaan. Hal ini terjadi karena ada dua operator yang belum mengajukan dokumen penawaran interkoneksi (DPI) hingga saat ini.

Menurut CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, pihaknya akan tetap mengajukan perjanjian kerja sama (PKS) kepada operator yang sudah mengajukan DPI ke regulator.

"Kami akan terus proceed membuat PKS dengan pihak-pihak yang sudah masukkan DPI," ucapnya melalui sambungan telefon kepada Okezone, Kamis (1/9/2016).

Ia melanjutkan bahwa sebagian besar operator telah memberikan DPI-nya masing-masing. Sayangnya, ada salah satu operator yang belum mengajukan dokumen tersebut "Yang lain sudah," tegasnya.

Sebelumnya , Noor Iza selaku Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo mengatakan bahwa saat ini Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (DJPPI) masih belum mendapatkan daftar penawaran interkoneksi (DPI) secara komplit dari operator.

Dengan begitu, operator diminta untuk memberlakukan tarif interkoneksi sesuai dengan acuan lama, karena hari ini merupakan batas masa berlaku dari Surat Edaran (SE) yang telah ditandatangani oleh Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Geryantika Kurnia.

(kem)

Baca Juga

Operator Telekomunikasi Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir di Garut

Operator Telekomunikasi Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir di Garut