Baterai Ini Diklaim Bisa Hidup 400 Tahun

Baterai Ini Diklaim Bisa Hidup 400 Tahun

(Foto: Neowin)

CALIFORNIA - Grup peneliti di University of California Irvine (UCI) secara tak sengaja menciptakan baterai yang memiliki kemampuan di atas rata-rata baterai biasa. Baterai tersebut mendukung siklus charge 200 ribu.

Dilansir Neowin, Kamis (15/9/2016), temuan ini merupakan terobosan baterai yang bisa diisi ribuan kali lipat tanpa perlu adanya penggantian. Penelitian ini dilakukan selama tes dalam waktu tiga bulan.

Menurut peneliti, percobaan itu kabarnya menciptakan rata-rata efisiensi Coulombic 94-96 persen. Pengujian mencatatkan tidak ada kehilangan kapasitas atau energi dan tanpa patahan kawat nano apapun.

Kandidat doktor UCI, Mya Le Thai yang menjadi pemimpin tim peneliti merupakan orang yang secara tidak sengaja mengembangkan nanobattery. Ia melapisi satu set kawat nano emas di manganese dioxide, kemudian menerapkan gel elektrolit.

Saat diuji, baterai ditemukan lebih mampu bertahan lama dan hampir utuh walau banyak digunakan. Para peneliti menduga bahwa oksida logam pada baterai menyediakan kemampuan panjang umur untuk baterai.

Umumnya, baterai laptop memiliki beberapa ratus siklus charge, tetapi dengan teknologi baterai ini maka perangkat bisa bertahan setidaknya 400 tahun. Meski demikian, nanobattery UCI masih dalam tahap pengembangan dan membutuhkan waktu panjang sebelum produsen memakai teknologi ini secara komersial.

(ahl)

Baca Juga

Techno of The Week: Sosok Penemu Pesawat Terbang hingga Fitur Mention di WhatsApp

Techno of The Week: Sosok Penemu Pesawat Terbang hingga Fitur Mention di WhatsApp