Kominfo Angkat Bicara Terkait Pajak Google

Kominfo Angkat Bicara Terkait Pajak Google

Google Indonesia (Foto: Google)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara belakangan ini mendorong adanya equal treatment dari sisi pajak bisnis online, global, dan tradisional dengan ads. Hal ini tertuang melalui skema Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Namun, dewasa ini masih banyak perusahaan yang memanfaatkan internet sebagai backbone-nya, seperti Google masih belum menjadi BUT. Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan bahwa terkait BUT atau Permanent Establishment terus didorong.

Menurut Nooriza, petinggi Google menganggap penting Indonesia, sebagaimana India dan Brasil. Oleh sebab itu, Kominfo telah menyampaikan kepada Google untuk memperlakukan pajak yang setara di Indonesia.

"Kalau Indonesia dianggap sangat penting, maka ia juga memberikan kesetaraan dalam hal transaksi dan pajak ini. Kita cek di India bahwa Google menempatkan permanent establishment di sana sehingga transaksi dari India masuk ke Google yang ada di India dan itu dikenakan pajak, bahkan dengan angka presentasi pajak yang lebih besar," kata Nooriza dalam keterangan kepada Okezone, Jumat (16/9/2016).

Lebih lanjut, Nooriza meminta, transaksi-transaksi jangan di pool di negara tertentu saja sehingga merugikan negara-negara yang memberikan expenditure ke Google. Saat ini, taransaksi Google diarahkan ke Google Inc yang berada di Singapura.

Di samping itu, dalam Forum KTT G20 yang baru saja usai di Hangzhou, Indonesia mendukung diterapkannya kebijakan pertukaran informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan untuk meningkatkan pendapatan negara-negara berkembang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia mendorong dibentuknya sistem perpajakan internasional yang adil dan transparan. Selain itu, kepada sejumlah negara anggota G20, Indonesia juga mengimbau setiap negara untuk tidak membuat kebijakan yang merugikan negara lain.

(din)

Baca Juga

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212