Usai Insiden, SpaceX Tetap Lanjutkan Proyek Taksi Angkasa

Usai Insiden, SpaceX Tetap Lanjutkan Proyek Taksi Angkasa

Usai Insiden, SpaceX Lanjutkan Proyek Taksi Angkasa (Foto: SpaceX)

FLORIDA – SpaceX pada Kamis 15 September 2016 mengatakan bahwa usaha mereka dalam mengembangkan dan menyertifikasi taksi untuk Badan Antariksa Amerika (NASA) tidak akan berhenti karena insiden meledaknya Roket Falcon 9 pada 1 September.

Boeing Co dan SpaceX yang dimiliki dan dioperasikan oleh Elon Musk membangun kapal antariksa untuk menerbangkan astronot ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Laboratorium ini melayang 400 kilometer di atas Bumi dengan harga USD100.

National Aeronautics and Space Administration untuk mencari kru transportasi ke SpaceX dan Boeing sebelum akhir 2018. Mereka memecah monopoli yang dilakukan Rusia. SpaceX bertujuan untuk mengetes stasiunnya pada 2017.

"Kami sangat bersemangat untuk sertifikasi. Kami masih mencoba untuk tetap pada jadwal," kata Abhishek Tripathi, direktur sertifikasi untuk SpaceX, saat diskusi panel webcast konferensi American Institute of Aeronautics dan Astronautics di Long Beach, California, Jumat (16/9/2016).

Presiden SpaceX, Gwynne Shotwell, mengatakan bahwa mereka berharap melanjutkan penerbangan pada November 2016. Perusahaan yang memiliki backlog 70 misi untuk NASA ini bernilai lebih dari USD10 miliar.

(kem)

Baca Juga

Ini Foto Comet 67P yang Diabadikan Kamera Rosetta

Ini Foto Comet 67P yang Diabadikan Kamera Rosetta