Elon Musk: AI di Masa Depan Terhubung ke Otak Manusia

Elon Musk: AI di Masa Depan Terhubung ke Otak Manusia

Elon Musk (Foto: Y Combinator)

CALIFORNIA - Belakangan ini pendiri SpaceX, Elon Musk, kerap membahas tentang artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Belum lama ini, ia membagikan wawasan lebih dalam mengenai salah satu topik favoritnya itu.

Berbicara dengan Presiden Y Combinator, Sam Altman, Musk dijejali sejumlah topik. Jika biasanya ia dikenal vokal tentang bahayanya kecerdasan buatan, dalam pembicaraan kali ini, ia justru menawarkan skenario yang berbeda.

"Saya pikir kita dapat secara efektif bergabung oleh AI dengan meningkatkan hubungan saraf antara korteks dan ekstensi digital Anda dari diri sendiri, maka secara efektif menjadi manusia symbiote AI," kata Musk, sebagaimana dilansir Mashable, Senin (19/9/2016).

"Dan jika itu kemudian tersebar luas, dan siapa saja yang ingin dapat memilikinya, maka kita memecahkan masalah kontrol juga. Kita tidak perlu khawatir tentang beberapa diktator jahat AI karena kita kolektif AI. Itu tampaknya hasil terbaik yang dapat saya pikirkan," lanjutnya.

Gagasan ini menciptakan hibrida manusia AI yang Musk sebutkan sebelumnya. Ketika ditanya apa yang ia fokuskan saat ini jika ia menjadi seorang pengusaha berusia 22 tahun, Musk menyebutkan AI dan genetika akan menjadi fokusnya. Namun, ia akan lebih fokus pada gagasan menghubungkan otak manusia dengan komputer.

"Saya pikir memiliki interface bandwidth tinggi ke otak, kita saat ini berada di bandwidth yang terbatas," kata Musk.

(din)

Baca Juga

Misi Rosetta ESA Diprediksi Mendarat Hari Ini

Misi Rosetta ESA Diprediksi Mendarat Hari Ini