Kominfo Akan Bangun 86 BTS di Perbatasan Indonesia

Kominfo Akan Bangun 86 BTS di Perbatasan Indonesia

Menkominfo, Rudiantara (Foto: Dok. Kominfo)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan, Kementerian yang dipimpinnya turut mendukung agenda Nawacita ke-3 untuk membangun Indonesia dari daerah pinggiran melalui pembangunan BTS di wilayah perbatasan.

"Pembangunan BTS menjadi program jangka pendek Kominfo, sedangkan Proyek Palapa Ring menjadi program jangka panjangnya," ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara di Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Kementerian Kominfo akan membangun 86 BTS (Base Transceiver Station) di perbatasan Kalimantan, di mana 7 di antaranya sudah on air. Sedangkan untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 16 BTS.

"Kami targetkan akhir 2016 pembangunan BTS di perbatasan sudah bisa diselesaikan. Dan pada 2017 teknologinya akan ditingkatkan tidak hanya voice dan SMS saja," kata Rudiantara.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Chief RA tersebut itu menjelaskan, bahwa terkait program Palapa Ring, sudah ada 400 Kabupaten/Kota yang sudah memiliki akses broadband.

"Untuk daerah perbatasan, pemerintah bersama operator membangun dengan menggunakan dana USO (Universal Service Obligation). Untuk Papua, kita masih belum tahu teknologi apa yang akan dipakai. Namun target kami 2019 seluruh Kabupaten/Kota sudah terkoneksi," jelasnya seperti dikutip dari situs resmi Kominfo.

Rudiantara mengungkapkan, bahwa permasalahan dalam membangun daerah perbatasan mencakup pengadaan tanah lokasi, pasokan listrik yang terbatas serta banyaknya aturan yang tidak efektif. Untuk itu diperlukan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun daerah perbatasan.

(kem)

Baca Juga

Operator Telekomunikasi Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir di Garut

Operator Telekomunikasi Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir di Garut