Mantan Astronot NASA Klaim Keberadaan Alien

Mantan Astronot NASA Klaim Keberadaan Alien

Astronot US Leroy Chiao di Bandara Arkalyk di Kazakhstan North (Foto: Reuters)

CALIFORNIA - Setahun lalu beberapa indikator teleskop radio Rusia menangkap deteksi sinyal yang diduga keberadaan alien, ternyata sinyal itu berasal dari Bumi. Namun, seorang mantan NASA yang juga astronot Amerika mengatakan bahwa alien memang ada.

Baca selengkapnya: Teleskop Rusia Deteksi Sinyal Alien

Dalam sebuah artikel di Space.com, Leroy Chiao, yang berada di atas kapal International Space Station (ISS) mengatakan, "Saya percaya bahwa ada kehidupan di alam semesta kita. Oleh karena itu, jangan sombong dan berpikiran bahwa hanya ada kita manusia,".

Chiao sendiri membuat enam ruang yang berjalan di empat misi di ISS, kemudian kembali ke Bumi pada 2005 di atas kapsul Russian Soyuz Space bersama kosmonot asal Russia bernama Salizhan Sharipov dan astronot Roberto Vittori dari Italia.

Dalam artikel yang dipublikasikan pada 2 September 2016, Chiao mengakui pandangannya tentang kehidupan alien. Mungkin ini mengejutkan banyak orang dan tidak bisa menimbulkan perasaan cintanya untuk beberapa organisasi masalah keagamaan.

Ia berbicara sesuai dasar keyakinannya dan pengalamannya saat penerbangan ke ruang angkasa dan menatap Bumi, mengagumi Bulan dan melihat alam semesta.

Namun dirinya mengakui menemukan bukti kehidupan alien di sekitar bintang lain tidak akan mudah, terutama jika alien hidup ratusan juta tahun cahaya dari Bumi.

Chiao mencatat bahwa mengingat teknologi saat ini yang terus berkembang dan itu membuat manusia memerlukan hampir 80.000 tahun untuk mencapai Proxima Centauri.

Ia juga mengatakan di abad ini, manusia memiliki kesempatan yang lebih baik untuk dapat menemukan bukti adanya kehidupan mikroba di bawah permukaan Mars.

"Jika menemukan bukti, maka itu akan membuktikan pengakuan dan teorinya, mengenai kehidupan asing tanpa manusia perlu untuk mengirim misi untuk menyelidiki sistem bintang lain," urainya seperti dikutip dari Ibtimes, Rabu (21/9/2016).

"Saya percaya bahwa hidup selalu dimulai dari beberapa bagian alam di semesta pada saat bersamaan dan Bumi hampir sekarat. Namun, kita tidak mengetahui satu sama lainnya, hanya karena jarak Bumi dan planet lainnya yang begitu luas,” tandasnya.

(kem)

Baca Juga

Koin Roma Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kastil Jepang

Koin Roma Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kastil Jepang