Ini Tujuan China Orbitkan Stasiun Ruang Angkasa Kedua

Ini Tujuan China Orbitkan Stasiun Ruang Angkasa Kedua

China Luncurkan Space Lab (Foto: Screenshot Nineplanets)

BEIJING - China akhirnya meluncurkan lab stasiun ruang angkasa kedua berjuluk Tiangong-2 untuk eksperimental, setelah sebelumnya meluncurkan Tiangong-1 pada 2011.

Maksud dari peluncuran laboratorium Space Station asal Negeri Tirai Bambu tersebut ialah karena China memiliki tujuan untuk membangun sebuah stasiun ruang angkasa pada 2020.

Dikutip dari Nineplanets, Rabu (21/9/2016), Tiangong-2 atau yang disebut Heavenly Palace-2 akan dikirim ke orbit dari Jiuquan Satellite Launch Centre yang berada di gurun Gobi.

Deputy Director of China manned space engineering office, Wu Ping, mengatakan, para engineers mulai menyuntikkan propelan ke dalam roket Long March-2F yang akan membawa roket ke ruang angkasa.

Menurut laporan The Space Reporter, ini merupakan misi yang bekerja mengarah ke pengaturan stasiun luar angkasa milik sendiri, dan merupakan tujuan ambisius China.

Sebagai negara komunis, China telah menggelontorkan dana miliaran ke dalam program luar angkasa tersebut dan mereka bekerja ambisius untuk mengejar ketinggalan atas negara adidaya seperti Amerika Serikat dan Eropa.

Setidaknya ini salah satu peluncuran masa depan yang harus dijaga dan peluncuran Tiangong-2 yang akan tinggal on-board untuk maksimal dua minggu.

(kem)

Baca Juga

NASA Mulai Program 160 Hari Simulasi Mars

NASA Mulai Program 160 Hari Simulasi Mars