APJII Dorong Pemerintah Pajaki Google Cs

APJII Dorong Pemerintah Pajaki Google Cs

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

JAKARTA - Kasus pajak yang dialami PT Google Indonesia turut membuka suara Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Lembaga tersebut mendorong pemerintah untuk menarik pajak kepada perusahaan mesin pencari tersebut.

Menurut Sekretaris Jenderal APJII, Henri Kasyfi, kewajiban pajak dari perusahaan besar seperti Google bukan dipandang sebagai perusahaan asing, melainkan untuk menciptakan kesetaraan dan keadilan bagi pelaku industri teknologi informasi.

"Ini adalah persoalan untuk menciptakan level playing field yang sama dan fair bagi seluruh pemain konten," ungkap Henri melalui keterangan yang diterima Okezone, Kamis (22/9/2016).

Ia menambahkan, jika Google dibiarkan tidak membayar pajak, maka akan terjadi ketidakadilan karena perusahaan nasional yang bergerak di bidang jasa teknologi dan informasi telah diwajibkan membayar pajak. Jika hal tersebut dibiarkan, menurutnya akan merusak tatanan industri teknologi informasi nasional.

Selain perpajakan, APJII juga mengimbau agar keadilan dan kesetaraan dalam industri juga berlaku di sektor lainnya, seperti menjamin kesehatan industri di bidang akses ke infrastruktur dengan ketersediaan dan harga yang sama.

"Jika level of playing field dibuat fair dan sama bagi semua operator akses, maka seluruh penyelenggara ISP punya akses yang digelar oleh network provider dengan biaya yang fair," sambungnya.

Sebelumnya, Google diketahui menolak untuk diperiksa Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dengan dalih belum berbentuk badan usaha tetap (BUT) sehingga enggan membayar pajak pertambahan nilai (PPN) dan penghasilan (PPh) di Indonesia.

Namun Google Indonesia sebelumnya memberikan pernyataan bahwa pihaknya selalu taat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sejak pertama kali hadir di Indonesia.

"Kami telah dan akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia dan telah dengan taat membayar semua pajak yang berlaku di Indonesia," ucap Head of Communication Google Indonesia, Jason Tedjasukmana, kepada Okezone.

(kem)

Baca Juga

Aplikasi Asisten Pribadi YesBoss Ditutup

Aplikasi Asisten Pribadi YesBoss Ditutup