Stasiun Ruang Angkasa China Jatuh ke Bumi, Bos Tiangtong-1: Jangan Khawatir!

Stasiun Ruang Angkasa China Jatuh ke Bumi, Bos Tiangtong-1: Jangan Khawatir!

(Foto: Lintao Zhang/Getty Images)

BEIJING - Stasiun ruang angkasa pertama milik China bernama Tiangong-1 dikabarkan hilang kendali akibat kegagalan mekanik dan teknis. Sejumlah peneliti memprediksi Tiangong-1 akan jatuh ke Bumi dan terbakar di atmosfer planet saat masuk ke Bumi pada akhir 2017.

Baca selengkapnya: Hilang Kendali, Stasiun Ruang Angkasa China akan Menghantam Bumi

Juru bicara dari pihak Space Enineering Office Tianggong-1 menyatakan jangan khawatir, sebagaimana dilansir dari The Verge, Kamis (22/9/2016).

"Berdasarkan perhitungan dan analisis kami, sebagian besar lab ruang angkasa yang jatuh akan terbakar," ujar Deputy Director of Manned Space Engineering Office, Wu Ping dikutip oleh kantor berita Xinhua.

Wu menambahkan, bagian-bagian serpihan Tiangong-1 tidak akan berbahaya ketika jatuh ke Bumi. "Lebih dari 70 persen dari planet kita ditutupi oleh lautan, ada kemungkinan puing-puing Tiangtong-1 akan jatuh di dalam air, dan jika di tanah berada di daerah yang tidak ada penghuninya," kilahnya.

Dia juga menegaskan, China akan selalu memonitor laboratorium Stasiun Antariksa Tiangtong-1 sebelum membuat hal-hal yang tidak diinginkan dan terkendali.

Sementara menurut laporan Astrofisikawan, Jonathan McDowell kepada The Guardian menyatakan, beberapa bagian seperti mesin stasiun antariksa bisa menembus atmosfer dan menghantam planet Bumi.

“Potongan mesin bisa mendarat di mana saja antara lintang 43N dan 43S,” tulis McDowell. Kemungkinan daerah yang terkena serpihan meliputi sebagian besar wilayah Amerika Utara, bagian dari Eropa dan Asia, seluruh Amerika Selatan, Afrika, serta Oseania.

(kem)

Baca Juga

Astronom Temukan Penampakan Komet Baru

Astronom Temukan Penampakan Komet Baru