Ahli Keamanan Sebut Peretasan Besar-Besaran Yahoo sebagai Peringatan

Ahli Keamanan Sebut Peretasan Besar-Besaran Yahoo sebagai Peringatan

Ahli Keamanan Sebut Peretasan Besar-Besaran Yahoo sebagai Peringatan (Foto: CNN Money)

CALIFORNIA – Para ahli keamanan mengakui bahwa peretasan yang terjadi di Yahoo luar biasa. Tak seperti kasus peretasan lainnya, hacker mencuri sebanyak 500 juta akun pelanggan Yahoo.

Sebagai komparasi, pada 2012 LinkedIn kecolongan 117 juta akun sementara 360 juta akun MySpace terkompromikan pada awal 2016. Belum lagi para hacker mendapatkan informasi yang cukup lengkap dari akun yang mereka kuasai, termasuk nama, alamat surel, nomor telepon, tanggal kelahiran, serta di beberapa kasus jawaban dan pertanyaan yang terenkripsi.

Per Thorsheim, penasehat Cybersecurity asal Norwegia mengatakan peretasan ini tidak bisa dipandang sebelah mata meski akun bank tidak termasuk di dalam informasi yang didapatkan hacker. “Setan itu telah menipu kalian dengan berpikir bahwa akun bank adalah informasi paling penting di dunia. Paling tidak ini tidak seperti itu di kasus keamanan dan privasi online. Saya lebih khawatir pada akun Facebook yang dibajak ketimbang akun bank saya sejujurnya,” ujarnya.

Di sisi lain, David Kennedy yang merupakan pendiri dari perusahaan Cybersecurity mengatakan bahwa hal semacam ini adalah peringatan bagi perusahaan-perusahaan untuk melindungi data mereka. “Inilah yang akan terus menerus terjadi di masa depan jika perusahaan tidak melindungi informasi yang mereka miliki sebaik mungkin,” ujar dia.

(kem)

Baca Juga

Google Kerjakan Peleburan Android dan Chrome OS

Google Kerjakan Peleburan Android dan Chrome OS