Head to Head, Sennheiser HD 221 versus Jabra Evolve 80

Head to Head, Sennheiser HD 221 versus Jabra Evolve 80

Sennheiser HD 221 (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

Sennheiser menawarkan produk audio dengan desain yang cukup sederhana, namun memiliki kualitas suara yang dapat diandalkan untuk pecinta musik. Mengusung konsep headphone dengan balutan warna hitam, perangkat ini memiliki fitur yang berbeda dari kebanyakan headphone.

Desain

Dari sisi desain, Sennheiser HD 221 memiliki wujud simetris yang mengedepankan kenyamanan. Pada bagian speaker, terdapat bulatan bantal berbentuk lonjong telur yang nyaman di telinga pengguna.

 

Perangkat ringan dan mudah dibawa ke manapun pengguna pergi. Lengkungan bagian atas juga dibekali bantalan yang mencegah gesekan dengan kepala pengguna. Selain itu, terdapat lingkaran biru yang berada di bagian bodi luar headphone, menambah kesan elegan.

Fitur

Fitur unik pada fisik perangkat lainnya yakni memungkinkan kedua bagian bantalan speaker Sennheiser HD 221 bisa diputar 90 derajat. Tidak hanya itu, ada bagian engsel pada headphone yang memungkinkan bantalan speaker diatur sesuai kenyamanan telinga pengguna.

 

Pengguna juga dapat mengatur panjang pendeknya batang lengkung Sennheiser HD 221. Di bagian kiri dan kanan, pengguna bisa mengatur panjang pendek lengkungan tersebut untuk menyesuaikan dengan kepala pengguna.

Sennheiser HD 221 mengeluarkan suara stereo dengan salah satu kabel yang mengulur di bagian kiri bulatan speaker. Kabel cukup panjang dengan panjang sekira 1,5 meter.

Kualitas Suara

Audio yang dikeluarkan Sennheiser HD 221 cukup jelas dan jernih. Sekalipun volume diatur maksimal, suara tetap terdengar tanpa pecah. Perangkat mengeluarkan bass dan treble yang cukup apik.

Salah satu keunggulan Sennheiser HD 221 ialah pada saat dikenakan di telinga, maka suara yang terjadi di luar menjadi redam. Ini membantu kemurnian suara yang dikeluarkan oleh speaker, sehingga terdengar lebih total.

Di bandingkan Jabra Evolve 80

Sennheiser HD 221 dengan fitur yang memungkinkan suara bising di luar diredam tampak serupa dengan model Jabra Evolve 80. Perangkat Jabra dibekali fitur passive noise cancellation, penghilangan noise berfrekuensi tinggi, misalnya suara gaduh dari percakapan atau aktivitas obrolan di luar pengguna.

 

Perangkat Jabra juga memiliki Active noise cancellation (ANC). ANC memungkinkan noise atau dengungan suara benar-benar hilang, sehingga meningkatkan pengalaman saat mendengarkan musik atau lagu.

Bedanya, Sennheiser HD 221 unggul dari sisi desain bodi yang lebih sederhana dan ringan. Sementara Jabra Evolve 80 tampil dengan bodi yang lebih besar.

 

Perbedaan lainnya juga terlihat dari bentuk earcups. Pada Jabra Evolve 80 cukup kentara yang membungkus daun telinga secara penuh. Sedangkan pada Sennheiser HD 221, perangkat tidak menyelimuti seluruh daun telinga, namun tetap menahan suara bising atau ambient noise.

(ahl)

Baca Juga

Cara <i>Streaming</i> Facebook Live Melalui <i>Drone</i>

Cara Streaming Facebook Live Melalui Drone